batampos – Kabar baik bagi masyarakat Batam yang bersiap mudik Lebaran lewat jalur laut. PT PELNI (Persero) memastikan tidak ada kenaikan harga tiket selama periode angkutan Lebaran 2026. Bahkan, khusus kelas ekonomi, tersedia diskon tarif 30 persen untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, selama kuota masih ada.
Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan kebijakan tersebut menjadi komitmen perusahaan untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menjaga tarif tetap terjangkau.
“Kami pastikan tarif tiket tidak mengalami kenaikan. Bahkan khusus kelas ekonomi, ada diskon 30 persen untuk periode 11 Maret sampai 5 April, sepanjang kuota masih tersedia,” ujarnya.
Selain menjaga tarif tetap stabil, PELNI Batam juga menambah armada dan frekuensi pelayaran guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Jika biasanya rute Batam–Belawan hanya dilayani empat kali dalam sebulan, pada Maret 2026 jumlah keberangkatan meningkat menjadi sepuluh kali. Sementara rute Batam–Tanjung Priok tersedia tiga kali pelayaran.
Untuk memperkuat layanan, PELNI menghadirkan KM Nggapulu mendukung operasional KM Kelud. Kedua kapal ini difokuskan melayani pemudik dari Batam menuju Belawan maupun Tanjung Priok.
Dari sisi kapasitas, KM Kelud memiliki daya angkut 3.457 penumpang, sedangkan KM Nggapulu mampu mengangkut hingga 2.955 penumpang, sesuai sertifikat keselamatan.
“Kami ingin memastikan kebutuhan transportasi laut selama periode mudik terlayani optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Edwin.
PELNI juga mengingatkan masyarakat membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan, seperti aplikasi Pelni Mobile, channel perbankan, travel resmi, loket cabang, maupun mitra pembayaran digital.
“Kami tidak pernah menjual tiket melalui media sosial seperti WhatsApp atau Facebook. Media sosial resmi PELNI hanya untuk informasi layanan,” tegasnya.
Dengan tambahan armada, peningkatan frekuensi pelayaran, serta tarif yang tetap dan diskon kelas ekonomi, PELNI optimistis arus mudik laut dari Batam menuju Belawan dan Tanjung Priok dapat berjalan lancar, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. (*)
Editor : Jamil Qasim