Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Cegah Penyelundupan Saat Lebaran, Pengawasan Bea Cukai Diperketat

Eusebius Sara • Kamis, 19 Maret 2026 | 10:00 WIB

Ilustrasi pemeriksaan oleh petugas bea cukai. f dok Bea Cukai
Ilustrasi pemeriksaan oleh petugas bea cukai. f dok Bea Cukai

 

batampos – Menjelang libur dan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Bea Cukai Batam meningkatkan pengawasan di berbagai pintu masuk dan keluar wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang sekaligus potensi penyelundupan barang yang kerap meningkat selama periode libur panjang.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pengawasan tetap optimal tanpa menghambat kelancaran mobilitas masyarakat.

Menurutnya, salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di pelabuhan maupun bandara di Batam yang diprediksi meningkat menjelang Lebaran.

“Telah dilakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di berbagai lini. Selain itu, kami juga menempatkan tim pengawasan dan pelayanan di setiap jalur atau pintu masuk dengan berkolaborasi bersama instansi terkait,” ujar Setiawan, Selasa (17/3).

Ia menambahkan, Bea Cukai Batam juga telah mengecek sarana dan prasarana yang dibutuhkan petugas di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik selama periode libur Lebaran.

Terkait pengawasan di pelabuhan dan bandara, Setiawan menegaskan pihaknya tetap menerapkan pengawasan ketat, namun tetap menjaga kelancaran arus barang dan penumpang.

“Pengawasan tetap dilakukan secara ketat, namun kami juga memperhatikan kelancaran arus barang dan penumpang karena tingkat kepadatan diperkirakan meningkat,” jelasnya.

Selain di pintu masuk resmi, Bea Cukai Batam juga mewaspadai sejumlah jalur perairan yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan. Beberapa titik tersebut kini menjadi fokus pemantauan tim pengawasan dan penindakan.

“Ada beberapa titik rawan yang telah diantisipasi, khususnya jalur angkutan laut dari Batam ke wilayah lain di Indonesia. Namun titik-titik tersebut masih dalam pemantauan dan pengumpulan informasi agar penindakan tepat sasaran,” katanya.

Pengawasan terhadap barang bawaan penumpang dari luar negeri juga akan diperketat. Meski demikian, Bea Cukai Batam tetap mengedepankan pelayanan yang cepat dan efisien guna menghindari antrean panjang di bandara maupun pelabuhan.

“Barang penumpang tetap diawasi secara ketat, namun dengan dukungan sistem informasi dan profiling penumpang agar pemeriksaan lebih efektif tanpa menghambat arus,” ungkapnya.

Sementara itu, patroli laut tetap dijalankan sesuai tingkat risiko yang telah diperhitungkan. Peningkatan patroli akan disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM).

“Patroli laut masih berjalan sesuai tingkat risiko. Untuk peningkatan, kami tetap mempertimbangkan kekuatan SDM yang tersedia,” tutup Setiawan. (*)

Editor : Jamil Qasim