batampos – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Seibeduk padam dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengendara dan rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Salah satu warga Piayu, Zavilla, mengatakan titik gelap terjadi di jalur utama dari Simpang ATB hingga depan kantor lurah.
“Semua lampu jalan dari Simpang ATB sampai depan kantor lurah mati total. Padahal ini jalan utama,” ujarnya, Kamis (26/3).
Menurut dia, minimnya penerangan membuat pengendara waswas saat melintas pada malam hari. Selain berisiko memicu kecelakaan, kondisi gelap juga berpotensi meningkatkan tindak kriminalitas.
“Kalau gelap begini, pengendara jadi takut. Risiko kecelakaan dan kejahatan juga lebih besar,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan warga di sejumlah titik lain, seperti kawasan Pancur, Simpang Bagan, hingga Bukit Kemuning. Mereka menyebut persoalan PJU padam bukan kali pertama terjadi.
“Sudah sering gelap seperti ini, tapi belum ada penanganan maksimal,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan.
“Patroli akan kami tingkatkan untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Keluhan ini juga kami teruskan ke dinas terkait,” katanya.
Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan kembali terjamin. (*)
Editor : M Tahang