Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Nahkodai APVA Kepri, Tandias Pangestu Fokus Sinergi BI dan Kepatuhan Anggota

Rengga Yuliandra • Minggu, 11 Januari 2026 | 10:27 WIB
Tandias Pangestu mengibarkan pataka APVA usai terpilih sebagai Ketua APVA Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2030 di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Batam, Sabtu (10/1). F. Rengga Yuliandra/Batam Pos
Tandias Pangestu mengibarkan pataka APVA usai terpilih sebagai Ketua APVA Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2030 di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Batam, Sabtu (10/1). F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Tandias Pangestu resmi menakhodai Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 APVA Kepri yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Batam, Sabtu (10/1).

Musda diikuti hampir 100 peserta dari total 118 anggota APVA Kepri yang tersebar di Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan. Tingginya tingkat kehadiran mencerminkan soliditas anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi.

Pada awal proses pemilihan, terdapat tiga kandidat yang diusulkan, yakni Tandias Pangestu (Jaya Raya Group), Mei Ling (PT Gunung Mas Group), dan Fransiska atau Cika (Hai Hai Group). Namun, dua kandidat lainnya menyatakan mengundurkan diri dan sepakat mendukung Tandias, sehingga ia ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi.

Dalam sambutannya, Tandias menyampaikan apresiasi kepada Ketua APVA Kepri periode sebelumnya, Rudi Tan, yang dinilai berhasil meletakkan fondasi organisasi. Ia menegaskan komitmennya melanjutkan program yang telah berjalan, memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia, serta meningkatkan kepatuhan anggota terhadap regulasi.

“Kami akan melanjutkan program yang sudah dirintis dan memperkuat kerja sama dengan Bank Indonesia. Tujuannya agar kesejahteraan anggota di seluruh wilayah Kepri dapat terus meningkat,” kata Tandias.

Musda APVA Kepri turut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, serta sejumlah bank mitra seperti Bank Mandiri, BNI, dan BRI.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi peran strategis APVA dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya sektor perdagangan dan pariwisata. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan.

“APVA memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas transaksi valuta asing. Kami berharap kepengurusan baru dapat terus bersinergi dengan pemerintah dan Bank Indonesia serta menjaga integritas,” ujarnya.

Ketua Umum APVA Pusat, Amat Tantoso, menilai Tandias sebagai sosok berpengalaman yang memahami dinamika usaha penukaran valuta asing. Ia berharap APVA Kepri semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.

Sementara itu, Rudi Tan menjelaskan Musda digelar seiring berakhirnya masa jabatan pengurus periode 2022–2026. Saat ini, jumlah anggota APVA Kepri mencapai 118 money changer, menjadikannya terbesar kedua secara nasional setelah Jakarta.

“Kepri memiliki kerentanan terhadap risiko pencucian uang. Karena itu, integritas dan kepatuhan anggota harus terus dijaga,” kata Rudi.

Dengan kepengurusan baru, APVA Kepri diharapkan semakin solid, profesional, dan berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau. (*)

Editor : M Tahang
#Tandias Pangestu #APVA Kepri