Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Pajak Cha Eun Woo Jadi Perhatian Global, Ini Kronologi Lengkapnya

J
Penulis: Juliana Belence❯
Cha Eun Woo terkena kasus dugaan pajak.
Cha Eun Woo terkena kasus dugaan pajak.

batampos - Aktor dan idola Kpop Cha Eun Woo menjadi sorotan nasional setelah Kantor Pajak Nasional Korea (National Tax Service) menilai bahwa ia dan keluarganya berutang lebih dari 20 miliar won.


Advertisement

Tuduhan ini atas dugaan penggelapan pajak melalui struktur perusahaan yang didirikan oleh ibunya.

Tuduhan muncul setelah audit pajak intensif yang dilakukan pada 2025. Ini menjadi salah satu kasus pajak terbesar yang menimpa selebriti di Korea Selatan.

Kronologi dan Detail Dugaan Skema Pajak

Advertisement

Kasus bermula dari penyelidikan NTS terhadap struktur pendapatan Cha Eun Woo.

Otoritas pajak menilai bahwa perusahaan milik ibunya, Cha's Gallery, digunakan untuk menyediakan jalur distribusi pendapatan yang mengurangi beban pajak Cha secara signifikan.

Semua penghasilnya dilaporkan sebagai penghasilan pribadi dengan tarif hingga 45%. NTS menilai perusahaan tersebut sebagai entitas tanpa kegiatan bisnis nyata.

Advertisement

NTS menyimpulkan bahwa pendapatan Cha dialihkan ke perusahaan sehingga dikenakan pajak lebih rendah melalui tarif pajak korporat. Hasilnya lebih dari 20 miliar won pajak dinilai terutang.

Struktur Perusahaan Keluarga

Cha's Gallery didirikan pada Juli 2019 dengan Cha Eun Woo tercatat sebagai CEO. Ibunya sebagai direktur internal dan ayahnya bagian keuangan.

Perusahaan tercatat memiliki berbagai tujuan bisnis yang luar, termasuk manajemen artis, produksi konser, dan layanan makanan.

Namun, otoritas pajak meragukan keberadaan layanan nyata yang dibuktikan secara komersial.

Perusahaan kemudian mengalami perubahan nama dan struktur, termasuk pembentukan entitas baru D ANY LLC di lokasi yang sama dengan restoran keluarga di Ganghwa Island.

Ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut terkait legitimasi operasionalnya.

Kasus ini membuat agensi Cha Eun Woo, Fantagio, mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi tuduhan.

"Masalah utama adalah apakah perusahaan yang didirikan oleh ibunya merupakan entitas yang sah secara substantif untuk dikenakan pajak," tulis pernyataannya, dikutip dari Philstar, Minggu (25/1).

Agensi juga menyatakan belum ada keputusan final atau pemberitahuan resmi tentang pelanggaran hukum. Cha Eun Woo dan tim penasihat pajaknya akan bekerja sama penuh dengan otoritas pajak.

Cha Eun Woo saat ini menjalankan wajib militer sejak Juli 2025. Ia dijadwalkan bebas dinas pada Januari 2027 dan berjanji berkoordinasi sepenuhnya alam proses penyelidikan.

Kasus ini memicu reaksi signifikan di sektor komersial. Kedudukan kasus masih berada dalam tahap penilaian awal dan permintaan pre-assessment review oleh tim hukum Cha Eun Woo untuk menantang keputusan awal NTS.

Belum ada proses pidana atau hukuman yang dijatuhkan. Otoritas pajak akan memutuskan kasus ini sambil menunggu hasil tinjauan.(*)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Hanura Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas

Hanura Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas

Hanura mendukung pengusutan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Kasus yang menyeret tiga personel Polri itu diminta

KPK Bantah Kasus Djarum Dicari-cari, Sprindik Terbit September

KPK Bantah Kasus Djarum Dicari-cari, Sprindik Terbit September

KPK membantah penyidikan kasus dugaan korupsi cukai rokok terkait PT Djarum dicari-cari. Sprindik disebut telah terbit sejak September 2026.

Kasus Pembunuhan Madiun, Istri Akui Tahu Mesin Pencacah

Kasus Pembunuhan Madiun, Istri Akui Tahu Mesin Pencacah

Martha Amalia mengaku mengetahui suaminya membeli mesin pencacah dan membangun cerobong di belakang rumah, tetapi tidak mengetahui tujuan se

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer