Namun bunda harap tetap tenang. Sebab sebagian besar kasus bibir kering pada balita bisa diatasi dengan perawatan sederhana, asalkan penyebabnya dikenali dengan tepat. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
1. Kebiasaan Menjilat Bibir
Ini adalah penyebab paling umum. Saat balita merasa bibirnya kering, ia cenderung menjilatnya berulang kali. Sayangnya, air liur justru menguap dengan cepat dan membuat bibir makin kering. Akibatnya, kulit bibir akan mudah pecah, mengelupas, bahkan bisa luka jika berulang kali digigit.
2. Kurang Asupan Cairan (Dehidrasi)
Bibir adalah bagian tubuh yang sangat sensitif terhadap kadar cairan. Jika balita kurang minum air, terutama saat cuaca panas atau sedang sakit demam, maka bibir bisa langsung menunjukkan tanda dehidrasi seperti kering dan pecah-pecah.
3. Paparan Udara Dingin atau Kering
Cuaca dingin, berangin, atau berada terlalu lama di ruangan ber-AC bisa menghilangkan kelembapan alami kulit, termasuk bibir. Kondisi ini sering terjadi saat musim hujan atau saat balita diajak bepergian ke dataran tinggi.
4. Reaksi terhadap Makanan atau Produk
Beberapa makanan (terutama yang asam dan pedas) serta produk seperti pasta gigi atau sabun wajah bisa menyebabkan iritasi pada bibir balita. Jika balita sensitif, bibirnya bisa menjadi kering, memerah, atau bahkan perih dan bengkak.
5. Kekurangan Nutrisi
Kekurangan vitamin B kompleks, vitamin A, atau zat besi bisa memengaruhi kesehatan kulit dan bibir. Gejala lain yang mungkin menyertai termasuk luka di sudut bibir, lidah kemerahan, atau nafsu makan menurun.
6. Infeksi Ringan atau Peradangan
Infeksi jamur (seperti kandidiasis mulut) atau peradangan ringan pada mulut dan bibir juga bisa menyebabkan pecah-pecah, terutama di sudut bibir. Kondisi ini biasanya disertai bercak putih di mulut atau ruam di sekitar bibir.
Kapan Harus ke Dokter?
Bawa si kecil ke dokter jika:
- Bibirnya tampak sangat merah, bengkak, atau berdarah.
- Ada luka yang tidak sembuh-sembuh.
- Disertai demam, ruam, atau nafsu makan menurun drastis.
- Bibir menghitam atau tampak kebiruan.
Cara Merawat Bibir Kering Balita di Rumah
- Cegah kebiasaan menjilat bibir: Alihkan perhatian si kecil atau oleskan pelembap alami agar bibir tetap nyaman.
- Gunakan pelembap bibir khusus anak: Pilih yang bebas pewangi, alkohol, dan aman jika tertelan.
- Pastikan kebutuhan cairan tercukupi: Berikan air putih, terutama setelah aktivitas atau saat cuaca panas.
- Jaga asupan gizi seimbang: Termasuk buah, sayur, dan makanan kaya vitamin B dan zat besi.
- Hindari makanan pemicu iritasi: Seperti makanan asam, pedas, atau terlalu panas.
Jadi, bibir kering dan pecah-pecah pada balita bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, cuaca, atau kekurangan nutrisi. Bunda tidak perlu panik, tapi penting untuk memperhatikan tanda-tandanya. Dengan perawatan rutin dan gaya hidup sehat, bibir si kecil bisa kembali sehat dan lembap. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi