Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kenali Phishing vs Spoofing, Dua Ancaman Siber Mirip tapi Berbeda

Chahaya Simanjuntak • Rabu, 26 November 2025 | 19:08 WIB

ILUSTRASI modus kejahatan siber, phishing dan spoofing yang perlu diwalpadai.
ILUSTRASI modus kejahatan siber, phishing dan spoofing yang perlu diwalpadai.

Batampos - Di era dengan perkembangan dunia digital dan sosial media yang semakin pesat saat ini, keamanan data menjadi kebutuhan utama. Setiap hari, selalu ada pengguna internet berhadapan dengan berbagai modus penipuan online di seluruh dunia.

Ada banyak beragam modus penipuan online oleh para penjahat siber. Dua diantaranya yang paling sering digunakan yakni phishing dan spoofing. Kedua modus ini sama-sama memanfaatkan tipu daya, tapi memiliki perbedaan mendasar. Penting untuk diketahui bersama untuk menghindari diri dari kejahatan ini.

Phishing adalah upaya penipuan yang bertujuan mencuri informasi sensitif seperti password, nomor kartu kredit, data bank, atau data pribadi lainnya. Pelaku biasanya menyamar sebagai pihak resmi melalui:

Baca Juga: Pahami, Ini Lima Tanda Spoofing yang Sering Terlewat, Supaya Anda Tidak Jadi Korban Berikutnya

- Email palsu

- Pesan WhatsApp atau SMS

- Situs web tiruan

- Panggilan telepon

Serangan ini memanfaatkan rekayasa sosial, menipu korban agar percaya dan menyerahkan data secara sukarela. Contohnya: Anda menerima email yang tampak seperti dari bank, meminta Anda mengupdate data lewat link tertentu. Padahal itu situs palsu yang menyimpan data login Anda.

Sementara itu spoofing adalah teknik pemalsuan identitas sumber komunikasi. Pelaku memanipulasi alamat email, nomor telepon, domain website, atau bahkan alamat IP agar terlihat berasal dari pihak yang sah.

Tujuannya yakni membangun kepercayaan, membuka akses, atau mengelabui pengguna.

Jenis spoofing yang paling umum, yakni:

- Email spoofing – alamat pengirim dipalsukan

- Caller ID spoofing – nomor telepon tampak resmi

- Website spoofing – domain mirip situs asli

- IP spoofing – memanipulasi alamat jaringan

Spoofing sering menjadi pintu masuk ke serangan yang lebih besar, termasuk phishing.

Meskipun sering berjalan bersamaan, kedua modus ini berbeda dalam konsep dan tujuannya. Dimana Phishing mencuri informasi pribadi dan finansial sedangkan Spoofing menipu identitas sumber komunikasi untuk mendapat kepercayaan.

Phishing sering menggunakan teknik spoofing untuk terlihat meyakinkan. Namun spoofing bisa terjadi tanpa phishing, misalnya sekadar memalsukan email untuk menipu reputasi seseorang.

Mengapa banyak pengguna internet terkecoh? karena kedua serangan ini memanfaatkan rasa percaya.

- Email spoofing membuat pesan tampak berasal dari perusahaan besar.

- Website spoofing membuat halaman login tampak 99 persen mirip aslinya.

- Phishing menggunakan nada darurat seperti "akun Anda akan diblokir".

Kombinasi rekayasa sosial dan pemalsuan teknis membuat banyak korban tidak sadar hingga terlambat. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#phishing #kejahatan online #Spoofing #modus kejahatan siber