
batampos – Ketersediaan stok beras nasional mendapat apresiasi dari pengamat komunikasi publik, Hendri Satrio. Ia menilai pemerintah berhasil menjaga pasokan pangan di tengah tantangan global.
Menurut Hendri, komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat selama ini cukup konsisten.
“Saya tidak pernah meragukan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan beras rakyat. Terima kasih karena pemerintah sudah menyediakan beras untuk masyarakat,” ujarnya di Karawang, Kamis (23/4).
Baca Juga: Kupas Strategi KPBPB Bintan-Karimun, Ansar Ahmad Tampil di TV Swasta
Ia juga menyoroti capaian stok beras nasional yang disebut mencapai 5 juta ton. Angka tersebut dinilai sebagai salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi indikator positif bagi stabilitas pangan.
“Stok ini sangat besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Hendri mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang jelas, terutama terkait isu pembatasan pembelian beras di sejumlah ritel modern.
Menurutnya, istilah pembatasan dapat memicu kekhawatiran di masyarakat jika tidak disertai penjelasan yang transparan.
“Kata pembatasan itu bisa membuat masyarakat ragu, apakah stok beras kita cukup atau tidak,” ujarnya.



