PLTS Terapung Karangkates Berkapasitas 133 MWp Ditargetkan Beroperasi pada 2027

batampos – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Waduk Sutami atau Karangkates, Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah mencapai 70 persen. PLN Nusantara Power (PLN NP) menargetkan pembangkit tersebut mulai menghasilkan listrik pada awal Desember 2026.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan perkembangan pembangunan PLTS terapung tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur pembangkit berbasis energi bersih.
"PLTS Terapung Karangkates kini telah memasuki 70 persen progres konstruksi infrastruktur. Capaian ini menjadi bukti keseriusan PLN Nusantara Power dalam menghadirkan pembangkit energi bersih yang andal dan berkelanjutan. Bahkan, berdasarkan sistem monitoring kami, progres pembangunan tercatat 13 persen lebih cepat dari target yang telah ditetapkan," ujar Ruly dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (27/10).
Dengan progres konstruksi yang mencapai 70 persen, pekerjaan kini difokuskan pada percepatan penyelesaian fasilitas utama dan pendukung, persiapan pengujian sistem, serta pelaksanaan tahapan backfeeding power sebelum pembangkit disinkronkan dengan jaringan listrik.
PLN Nusantara Power menargetkan PLTS Terapung Karangkates memasuki tahap inisiasi produksi listrik pertama pada awal Desember 2026. Setelah itu, pembangkit tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.
"Percepatan pembangunan ini tetap kami jalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, kualitas konstruksi, dan keandalan sistem. Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan berjalan optimal sehingga PLTS Terapung Karangkates nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pasokan energi bersih nasional," ujarnya.
Berkapasitas 133 MWp, Terbesar Kedua di Indonesia
Ruly menjelaskan, pengalaman PLN Nusantara Power dalam mengembangkan PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) menjadi salah satu pijakan perusahaan untuk mengembangkan proyek pembangkit surya terapung berikutnya.
Dengan kapasitas 133 MWp, PLTS Terapung Karangkates diproyeksikan menjadi PLTS terapung terbesar kedua di Indonesia sekaligus yang terbesar di Jawa Timur.
"Kami senantiasa mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengembangan infrastruktur energi baru terbarukan. Setelah keberhasilan PLTS Terapung Cirata, kehadiran PLTS Terapung Karangkates diharapkan menjadi pionir pengembangan energi bersih di Jawa Timur sekaligus mendorong hadirnya proyek-proyek EBT lainnya," ucapnya.


