
batampos – Persaingan industri cat semakin menuntut perusahaan menjaga kualitas produk, efisiensi produksi, dan ketersediaan barang. Di tengah perubahan kebutuhan pasar, pengembangan sumber daya manusia serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian penting bagi pelaku industri.
Hal tersebut menjadi bagian dari strategi PT Pabrik Cat Tunggal Djaja Indah (TDI), perusahaan manufaktur cat yang berdiri sejak 1963. Beroperasi di atas lahan sekitar 9 hektare di Sidoarjo, Jawa Timur, perusahaan ini mempekerjakan sekitar 1.200 karyawan.
TDI memproduksi berbagai jenis pelapis atau coating untuk kebutuhan dekoratif, kayu, besi, otomotif, hingga industri. Produk-produknya dipasarkan melalui sejumlah merek, di antaranya Paragon, Polibest, dan Thinner Bintang.
Presiden Direktur PT Singa Investindo Development (SID), Boediono Tjiptodihardjo, mengatakan perjalanan TDI selama lebih dari enam dekade tidak terlepas dari kontribusi para karyawan.
“PT Pabrik Cat Tunggal Djaja Indah (TDI) adalah perusahaan yang paling tua di dalam grup Singa Investindo. Kita sangat bangga dengan perjalanan perusahaan yang bisa bertahan dan bahkan berkembang mengikuti perjalanan waktu. Penghasilan ini tidak terlepas dari orang-orang yang ikut berjuang bersama pabrik semenjak perusahaan ini berdiri,” kata Boediono.
Selain menjaga kualitas produk, penerapan K3 menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Terlebih, aktivitas manufaktur melibatkan penggunaan mesin, proses produksi, serta bahan kimia yang memiliki potensi risiko kerja.
Berdasarkan piagam penghargaan Gubernur Jawa Timur tertanggal 12 Januari 2026, TDI mencatat 13.764.871 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja selama periode 1 November 2015 hingga 31 Oktober 2025.
Atas capaian tersebut, perusahaan memperoleh penghargaan di bidang pelaksanaan program K3. Penerapan prosedur keselamatan dinilai menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga keberlangsungan operasional pabrik.
Di tengah persaingan industri, perusahaan juga dituntut terus meningkatkan mutu produk dan kemampuan sumber daya manusia.
Direktur PT Pabrik Cat Tunggal Djaja Indah, Kevin Tjia Tjiptodihardjo, mengatakan pengalaman panjang perusahaan harus diimbangi dengan perbaikan proses produksi dan peningkatan keterampilan karyawan.



