Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

200 Rumah BSPS Mulai Dikerjakan

S
Penulis: Sandi Pramosinto❯
Petugas melakukan pengecekan rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Karimun.
Petugas melakukan pengecekan rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Karimun.

Advertisement

153 Penerima Masih Diverifikasi

batampos – Pemerintah pusat mulai merealisasikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Karimun. Sebanyak 200 rumah yang telah lolos verifikasi mulai dikerjakan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karimun M Zulfan mengatakan, pihaknya sebelumnya mengusulkan 1.226 calon penerima bantuan BSPS kepada pemerintah pusat.

Advertisement

"Alhamdulillah, dari pemerintah pusat memberikan untuk 353 penerima. Saat ini, untuk tahap pertama sebanyak 200 rumah yang tersebar di Kecamatan Moro, Buru, Kundur Barat, dan Kundur sedang tahap dikerjakan," ujar Zulfan saat dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (8/9).

Sementara itu, sebanyak 153 penerima lainnya masih dalam proses verifikasi. Verifikasi dilakukan langsung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan didampingi tenaga pendamping yang telah ditunjuk.

"Kami di kabupaten hanya mengusulkan siapa saja masyarakat yang layak menerima bantuan BSPS MBR ini. Selanjutnya, yang bekerja di lapangan untuk menentukan masyarakat itu layak atau tidak adalah tugas dari kementerian terkait," jelasnya.

Advertisement

Zulfan mengatakan, verifikasi saat ini dilakukan di tiga kecamatan, yakni Belat, Tebing, dan Meral. Setelah proses verifikasi selesai dan penerima dinyatakan memenuhi persyaratan, tahap selanjutnya adalah pengerjaan rumah.

Untuk besaran bantuan BSPS MBR, lanjutnya, masih sama seperti tahun sebelumnya. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta dengan peruntukan yang telah ditetapkan.

"Sebesar Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan sisanya Rp2,5 juta untuk upah tukang," ungkapnya.

Terkait program BSPS tahun depan, Zulfan mengatakan pengusulannya belum dapat dilakukan saat ini karena mekanismenya berbeda dengan sebelumnya. Pengajuan calon penerima dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru) pada tahun anggaran berjalan.

"Pengusulannya pada tahun anggaran berjalan. Misalnya, Januari atau Februari," pungkasnya. (*)

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

Pemprov Kepri Permudah Perizinan dan Pembiayaan Rumah bagi MBR

Pemprov Kepri Permudah Perizinan dan Pembiayaan Rumah bagi MBR

Pemprov Kepri) berkomitmen mempermudah perizinan dan pembiayaan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

 Tanjungpinang Kekurangan 13 Ribu Rumah, Hunian Vertikal Jadi Solusi

Tanjungpinang Kekurangan 13 Ribu Rumah, Hunian Vertikal Jadi Solusi

Pemkot Tanjungpinang mencatat kebutuhan 13 ribu rumah bagi ASN dan MBR. Hunian vertikal disiapkan untuk mengatasi keterbatasan lahan.

 Kepri Kekurangan 130 Ribu Rumah, Ansar Minta Daerah Segera Siapkan Lahan

Kepri Kekurangan 130 Ribu Rumah, Ansar Minta Daerah Segera Siapkan Lahan

Kebutuhan rumah di Kepri mencapai 130 ribu unit. Gubernur Ansar meminta daerah memetakan kebutuhan dan menyiapkan lahan untuk ASN dan MBR.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer