Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Ekstrem, Kapal Tujuan Natuna dari Tanjungpinang Batal Berlayar

M
Penulis: Mohamad Ismail❯

PENUMPANG saat mencari informasi keberangkatan Kapal KM Sabuk Nusantara 48 di Loket Tiket Pelni Tanjungpinang, Rabu (7/1/2026). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
PENUMPANG saat mencari informasi keberangkatan Kapal KM Sabuk Nusantara 48 di Loket Tiket Pelni Tanjungpinang, Rabu (7/1/2026). F. Mohamad Ismail/Batam Pos


Advertisement

Batampos - Kapal Sabuk Nusantara 48 tujuan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Tambelan dan Natuna dipastikan batal berlayar atau berangkat Kamis (8/1/2026) hari ini. Pembatalan terjadi karena cuaca ektrem yang terjadi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana mengatakan,  saat ini kondisi ketinggian gelombang, terutama di perairan menuju Natuna di atas batas aman. "Penundaan dilakukan untuk memitigasi atau mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan. Informasi dari BMKG dan nahkoda, kapal Sabuk Nusantara 48 tujuan Natuna dan Tanjungpinang harus kami tunda sampai cuaca membaik," ujarnya, Rabu (7/1/2026) kemarin. 

Advertisement

Putra menjelaskan, para penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket dapat refund 100 persen. “Untuk syaratnya, harus membawa ktp yang terdaftar dalam tiket, serta membawa tiket yang sudah ada,” tambahnya.

Hingga saat ini, dari 89 penumpang yang membeli tiket KM Sabuk Nusantar 48 keberangkatan hari ini, baru 7 orang yang sudah melakukan pembatalan. "Jika tidak refund, tiket itu tidak akan hangus, tapi menungguupdate kapan kapal akan berangkat,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem, Perebutan Gelar Dunia Kian Panas

MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem, Perebutan Gelar Dunia Kian Panas

Balapan MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island berakhir antiklimaks. MotoGP Australia Batal karena Cuaca Ekstrem.

 Topan Dujuan Terjang Jepang, 2 Orang Tewas

Topan Dujuan Terjang Jepang, 2 Orang Tewas

Topan Dujuan memicu hujan deras dan longsor di Jepang. Dua orang tewas, sejumlah warga hilang, dan ratusan penerbangan dibatalkan.

 El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, WMO Beri Peringatan

El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, WMO Beri Peringatan

WMO memperkirakan El Nino bertahan hingga Februari 2027 dan meningkatkan risiko banjir, kekeringan, serta cuaca ekstrem di berbagai wilayah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer