Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Menipis, Harga Beras Premium Asal Batam Naik di Tanjungpinang

M
Penulis: Mohamad Ismail❯

HARGA beras premium asal Batam mengalami kenaikan di Tanjungpinang, Rabu (7/1/2026). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
HARGA beras premium asal Batam mengalami kenaikan di Tanjungpinang, Rabu (7/1/2026). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

Batampos -  Harga beras premium di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, khususnya beras yang didatangkan dari Kota Batam, mengalami kenaikan sejak akhir 2025. Kenaikan harga ini dipicu oleh menipisnya stok beras dari Batam akibat pengetatan pengiriman.


Advertisement

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang mengakui adanya keterbatasan pasokan beras premium asal Batam, seperti merek Gong-gong dan Anak Padang, yang berdampak langsung pada harga di pasaran.

“Memang ada pengetatan pengiriman beras dari Batam, sehingga stok yang masuk ke Tanjungpinang menjadi sedikit,” ujar Kepala Bidang Stabilisasi Harga Disperdagin Tanjungpinang, Riyanto, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan pantauan harga di pasaran, beras merek Gong-gong yang sebelumnya dijual Rp58 ribu per 5 kilogram kini naik menjadi Rp68 ribu. Namun, beras asal Batam tersebut tidak tersedia di seluruh kios beras di Tanjungpinang karena keterbatasan pasokan.

Meski demikian, Riyanto memastikan masyarakat masih memiliki alternatif beras premium dari merek lain yang stoknya relatif aman, seperti Ayam Merak, Gajah Merah, dan Padang Raya.

“Untuk merek lain stok masih aman. Harganya juga masih di bawah harga eceran tertinggi (HET), paling mahal Rp15.400 per kilogram,” jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, beras-beras tersebut didatangkan langsung dari Lembang, Jawa Barat, tanpa melalui Batam, sehingga pasokannya lebih stabil dan tidak terdampak pengetatan distribusi.

Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, menyampaikan bahwa Bulog tidak memiliki kewenangan mengatur kenaikan atau penurunan harga beras di luar merek Bulog.

“Harga beras di luar Bulog menjadi kewenangan distributor masing-masing. Apalagi HET untuk beras medium dan premium sudah diatur pemerintah,” katanya.

Arief menegaskan, stok beras Bulog di Tanjungpinang saat ini mencapai sekitar 1.900 ton dan diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan. Selain itu, pasokan tambahan sebanyak 2.000 ton akan masuk secara bertahap.

“Untuk harga beras Bulog masih normal. Beras premium Rp15.400 per kilogram, sedangkan beras SPHP Rp13.100 per kilogram,” pungkasnya.

Pantauan Batam Pos di lapangan menunjukkan, harga beras merek Gong-gong ukuran 25 kilogram naik dari Rp295 ribu pada akhir 2025 menjadi Rp325 ribu per karung. Beras merek Ladang Pade naik dari Rp355 ribu menjadi Rp375 ribu per 25 kilogram, sementara merek Putri Padang meningkat dari Rp300 ribu menjadi Rp335 ribu per 25 kilogram. (*)

 

Advertisement
Editor : Chahaya Simanjuntak

Artikel Terkait

Honda Beat Street Dicuri di Tanjunguban, Pelaku Ditangkap di Batu 9

Honda Beat Street Dicuri di Tanjunguban, Pelaku Ditangkap di Batu 9

Polsek Bintan Utara menangkap pria berinisial DSP, 27, yang diduga mencuri Honda Beat Street di Tanjunguban

Anggaran Buku Perpustakaan Kepri Dipangkas, Tersisa Rp40 Juta

Anggaran Buku Perpustakaan Kepri Dipangkas, Tersisa Rp40 Juta

Anggaran pengadaan buku Perpustakaan Kepri tersisa Rp40 juta setelah efisiensi. DPK membeli 555 buku baru dari 111 judul.

Efek Listrik Padam, Layanan Telkomsel 95 Persen Sudah Pulih

Efek Listrik Padam, Layanan Telkomsel 95 Persen Sudah Pulih

Sekitar 95 persen jaringan Telkomsel terdampak gangguan listrik di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang telah kembali beroperasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer