Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5.280 Murid Daftar SPMB SD dan SMP Tanjungpinang, Disdik Sebut ada yang Tertolak

M
Penulis: Mohamad Ismail❯
Murid SD 15 Tanjungpinang Timur saat menjalani aktivitas pengenalan lingkungan sekolah. F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Murid SD 15 Tanjungpinang Timur saat menjalani aktivitas pengenalan lingkungan sekolah. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

Advertisement

Batampos - Sebanyak 5.280 murid di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mendaftar dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SD dan SMP tahun 2026. Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) menyebut masih ada calon murid yang tertolak.

Setidaknya terdapat 2.376 orang yang mendaftar di 50 SD di Kota Tanjungpinang. Sementara sisanya sebanyak 2.904 orang mendaftar di sekolah jenhang SMP.

Pengumuman SPMB SD dan SMP di ibu kota Provinsi tersebut bakal dilakukan pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, melalui website SPMB Tanjungpinang.

Kepala Disdik Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi dan pendataan, untuk mengetahui jumlah murid yang diterima, maupun yang tertolak.

"Namun ada siswa yang tertolak, karena daya tampung sekolah tersebut yang tidak memadai," kata Teguh.

Advertisement

Kendatidemikian, ia memastikan murid yang tertolak tetap bisa mendaftarkan diri pada tahap ke II. Pendaftaran itu dapat dilakukan, setelah adanya pengumuman dari pihak sekolah.

Menurutnya, murid yang tertolak rata-rata berdomisili Kecamatan  Tanjungpinang Timur. Dimana, di wilayah tersebut terdapat sejumlah sekolah, mulai dari SMP Negeri 7, hingga SMP Negeri 12.

“Untuk yang tertolak, nanti tinggal melihat sekolah mana yang masih ada kursi. Seperti masih ada SMP 17, SMP 12 dan SMP 16 yang masih memiliki kursi,” sebutnya.

Selain itu, kata dia terdapat kurang lebih 500 kursi sekolah di wilayah Tanjungpinang Timur yang masih kosong. Sehingga, orangtua diminta untuk tidak khawatir terkait hal tersebut.

"Jadi anak yang tertolak tetap wajib bersekolah. Orang tua tidak perlu khawatir," tambahnya.

Advertisement

Artikel Terkait

 BSSN Selidiki Dugaan Kebocoran 1.495 Data Peserta SPMB Batam

BSSN Selidiki Dugaan Kebocoran 1.495 Data Peserta SPMB Batam

BSSN masih menyelidiki dugaan kebocoran 1.495 data peserta SPMB Batam. Pemkot memasang sistem EDR untuk memperkuat keamanan siber.

Perkuat Keamanan Siber, BSSN Pasang Sistem EDR di Aplikasi SPMB Batam

Perkuat Keamanan Siber, BSSN Pasang Sistem EDR di Aplikasi SPMB Batam

Pemerintah Kota Batam memperkuat sistem keamanan digital setelah muncul dugaan kebocoran data peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB)….

BSSN Audit Dugaan Kebocoran 1.495 Data SPMB Batam, IP Address Pelaku Dilacak

BSSN Audit Dugaan Kebocoran 1.495 Data SPMB Batam, IP Address Pelaku Dilacak

Penanganan dugaan kebocoran 1.495 data peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Batam terus berlanjut. Hingga kini, Badan Siber dan Sandi…

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer