Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajah Baru Masjid Raya Dompak Renovasi Senilai Rp15,9 Miliar

M
Penulis: Mohamad Ismail❯
Masjid Raya Nur Ilahi atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Raya Dompak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri)
Masjid Raya Nur Ilahi atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Raya Dompak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri)

Advertisement

batampos - Masjid Raya Nur Ilahi atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Raya Dompak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), tengah menjalani renovasi besar-besaran dengan nilai proyek mencapai Rp15,9 miliar. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi, perancah (scaffolding) telah terpasang hampir di seluruh bagian bangunan, mulai dari fasad hingga menara masjid. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pengecatan, perbaikan dinding, serta pengerjaan di area kubah.

Perubahan paling mencolok adalah tampilan eksterior masjid. Warna dominan biru yang selama ini menjadi ciri khas bangunan akan diganti menjadi kuning dengan ornamen hijau, yang mencerminkan identitas budaya Melayu.

Advertisement

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek renovasi, Mufti Saily, mengatakan pekerjaan tidak hanya mencakup pengecatan bangunan, tetapi juga pergantian kubah, pemasangan ornamen kaligrafi berbahan kuningan, hingga penggantian pintu utama masjid.

"Anggarannya mencapai Rp15.969.975.000. Waktu pelaksanaan selama enam bulan dan ditargetkan selesai pada Desember," kata Mufti, Rabu (12/8).

Sejumlah Fasilitas Belum Masuk Tahap Renovasi

Advertisement

Meski nilai proyek mencapai hampir Rp16 miliar, tidak seluruh fasilitas di kompleks masjid dapat diperbaiki pada tahap renovasi kali ini.

Mufti menjelaskan, beberapa bagian yang mengalami kerusakan, seperti lift menuju menara, basement, serta aula di bagian bawah masjid, belum masuk dalam ruang lingkup pekerjaan karena keterbatasan anggaran.

"Untuk pekerjaan lift memang belum masuk penanganannya tahun ini karena keterbatasan anggaran," ujarnya.

Usung Nuansa Melayu

Selain memperbarui kondisi fisik bangunan, renovasi juga bertujuan menghadirkan tampilan yang lebih segar sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Menurut Mufti, pemilihan warna kuning dan hijau dilakukan karena kedua warna tersebut identik dengan budaya Melayu yang menjadi ciri khas Kepulauan Riau.

Advertisement

Artikel Terkait

Honda Beat Street Dicuri di Tanjunguban, Pelaku Ditangkap di Batu 9

Honda Beat Street Dicuri di Tanjunguban, Pelaku Ditangkap di Batu 9

Polsek Bintan Utara menangkap pria berinisial DSP, 27, yang diduga mencuri Honda Beat Street di Tanjunguban

Anggaran Buku Perpustakaan Kepri Dipangkas, Tersisa Rp40 Juta

Anggaran Buku Perpustakaan Kepri Dipangkas, Tersisa Rp40 Juta

Anggaran pengadaan buku Perpustakaan Kepri tersisa Rp40 juta setelah efisiensi. DPK membeli 555 buku baru dari 111 judul.

Efek Listrik Padam, Layanan Telkomsel 95 Persen Sudah Pulih

Efek Listrik Padam, Layanan Telkomsel 95 Persen Sudah Pulih

Sekitar 95 persen jaringan Telkomsel terdampak gangguan listrik di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang telah kembali beroperasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer