Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bupati Soroti Kendaraan Dinas Tak Terawat

Ihsan Imaduddin • Selasa, 15 Oktober 2024 | 12:00 WIB

Bupati Anambas, Abdul Haris menyerahkan kunci mobil kepada Pemerintah Desa Tiangau
Bupati Anambas, Abdul Haris menyerahkan kunci mobil kepada Pemerintah Desa Tiangau
batampos - Bupati Anambas, Abdul Haris menyerahkan tiga unit mobil operasional senilai Rp 1,2 Miliar ke Pemerintah Desa Tiangau, Senin, (14/10).

Mobil tersebut berjenis 1 unit Toyota Hiace dan 2 unit mobil pick up. Mobil ini nantinya akan dimanfaatkan masyarakat setempat untuk menunjang roda transportasi sekaligus meningkatkan perekonomian.

"Dengan bantuan ini bisa menghubungkan antara satu desa dengan desa lainnya. Dan untuk mobil pick up bisa mengangkut hasil panen masyarakat untuk dijual di Tarempa," kata Haris.

Haris menegaskan kepada pengelola dalam hal ini BUMDes Gerbang Sakato, jika ada masyarakat dalam kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan harus diutamakan. Kalau bisa, kata dia, tidak dipungut biaya.

"Jangan ada penolakan kalau ada masyarakat yang darurat butuh pertolonhan. Ketika mobil ini ada, mau digunakan masyarakat, pengelola jangan banyak cerita. Ya alasan kalau bensin tak ada, supir tak ada. Harus stand by lah," tegas Haris

Selain itu, Haris juga menyoroti banyaknya kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Anambas yang kondisinya tidak terawat. Ia menemukan body kendaraan yang penyot dan keropos.

"Saya mau barang ini dijaga. Saya temui ada mobil atau kendaraan punya kita yang penyot tak terurus. Anggaplah ini punya pribadi. Tolong dijaga dengan baik," pinta Haris.

Sementara itu, Nurman Chandra, pengelola BUMDes Gerbang Sakato menjelaskan bantuan mobil yang baru saja diterima akan digunakan sebaik mungkin.

"Tadi ada beberapa daerah yang telfon kami, minta mobil Hiace digunakan untuk antar jemput anak sekolah. Rencananya memang begitu," kata Nurman Chandra.

Ia melanjutkan, sebelum mobil itu digunakan secara umum, BUMDes terlebih dahulu akan menggelar rapat membahas tarif angkutan.

"Kita akan rapat untuk terapkan biayanya. Kemudian kita ganti plat kendaraan, dari merah ke kuning. Semoga kita bisa manfaatkan dengan baik," pungkas Nurman. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#kendaraan dinas