Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Wisatawan Keluhkan Maraknya Bagan Apung di Pantai Pasir Manang dan Tanjung Momong, Anambas

Ihsan Imaduddin • Rabu, 3 September 2025 | 13:00 WIB
Sejumlah bagan apung milik nelayan dari luar daerah berlabuh di objek wisata Pasir Manang, Desa Tarempa Timur.
Sejumlah bagan apung milik nelayan dari luar daerah berlabuh di objek wisata Pasir Manang, Desa Tarempa Timur.

batampos– Ramainya bagan apung milik nelayan dari luar Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, yang berlabuh di perairan Pantai Pasir Manang dan Tanjung Momong, menuai keluhan dari wisatawan maupun nelayan setempat.

Seorang wisatawan asal Batam, Helmi, mengaku kecewa lantaran keindahan pantai terganggu oleh keberadaan bagan tersebut. Selain merusak pemandangan, bagan juga dinilai menghalangi akses pengunjung yang ingin berenang.

"Saya sudah dua kali ke sini. Sayang sekali, kita tidak bisa berenang terlalu jauh karena terhalang bagan," ujar Helmi, Selasa (2/8).

Helmi juga menyoroti potensi pencemaran laut akibat aktivitas nelayan di bagan. Pasalnya, ada penghuni bagan yang buang air langsung ke laut.

"Karena ada orangnya di atas bagan itu. Saya tanya penjaga pantai, memang dari luar. Ya tentu saja kotorannya langsung ke laut," tambahnya.

Keluhan serupa datang dari Riko, nelayan setempat di Teluk Red. Ia mengaku kesulitan mencari ikan lantaran lokasi tangkapnya kini dipadati bagan dari luar.

"Saya cari ikan cuma depan rumah pakai jongkong kecil. Jadi makin susah kalau banyak bagan luar masuk," kata Riko.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Tarempa Timur, Syawal, menegaskan pihak desa tidak melarang nelayan dari luar berlabuh. Namun, ia berharap mereka tidak menambatkan bagan di kawasan wisata.

"Tidak ada larangan mereka berlabuh di wilayah kami, tapi mohon jangan di Pasir Manang dan Teluk Red. Itu kan daerah wisata," jelas Syawal.

Sebagai solusi, Syawal menyarankan agar bagan-bagan tersebut berlabuh di perairan Pelabuhan Perikanan Antang.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga keindahan pantai sekaligus mendukung aktivitas wisata di Tarempa Timur. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#Bagan Apung anambas #wisatawan