Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pangan Lestari, Alam Terjaga: Anak-Anak Matak Antusias Ikut Festival Lingkungan

Ihsan Imaduddin • Senin, 15 September 2025 | 17:00 WIB
Sekelompok anak sedang menampilkan drama dengan tema menjaga lingkungan dalam Festival Lingkungan 2025 di Pulau Matak.
Sekelompok anak sedang menampilkan drama dengan tema menjaga lingkungan dalam Festival Lingkungan 2025 di Pulau Matak.

batampos– Ratusan anak di Pulau Matak, Kabupaten Kepulauan Anambas, antusias mengikuti Festival Lingkungan Anambas 2025, Minggu (14/9). Suasana penuh semangat terlihat sejak pagi, ketika anak-anak bersama guru dan orang tua memadati lokasi acara.

Festival ini digelar sebagai media edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan dari bahaya limbah maupun ulah manusia yang merusak alam.

Anak-anak diajak belajar sambil bermain, sehingga pesan menjaga bumi tersampaikan dengan cara yang menyenangkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar, menegaskan festival ini menjadi wadah penting untuk mengubah pola pikir masyarakat, terutama anak-anak.

“Jika kita ingin pangan tetap lestari, laut bersih, dan udara sehat, maka kepedulian harus tumbuh sejak dini. Melestarikan alam adalah menyelamatkan masa depan kita sendiri,” ucap Sahtiar.

Sahtiar juga berpesan agar anak-anak tidak menyepelekan hal kecil. “Jangan buang sampah sembarangan. Tindakan sederhana itu adalah awal dari kepedulian besar. Kalau lingkungan bersih, hidup kita akan sehat dan nyaman,” ujarnya memberi dorongan khusus.

Beragam kegiatan mewarnai festival, mulai dari pemutaran video hasil kompetisi, dokumentasi festival sebelumnya, hingga pentas seni dan tari bertema lingkungan yang mengangkat budaya lokal.

Anak-anak terlihat gembira sekaligus bangga bisa tampil dengan nuansa budaya daerah.

Permainan edukatif seperti “Food BioDiv Card” dan ular tangga lingkungan menjadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, stand “coba dan cicip” pangan lokal memperkenalkan aneka makanan sehat khas Anambas kepada generasi muda.

Salah satu sesi istimewa adalah dialog lingkungan bersama kepala daerah, yang memberi ruang bagi anak-anak menyampaikan gagasan kritis mereka tentang kelestarian alam. Suasana hangat dan penuh inspirasi membuat anak-anak berani bersuara.

Senior Manager Field Relations & Security Offshore Medco E&P Natuna, Ary Dwipermana, mengingatkan bahwa wilayah kepulauan seperti Anambas memiliki potensi pangan dan biodiversitas tinggi, tetapi juga rentan terhadap perubahan iklim.

“Karena itu, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjaga lingkungan dan budaya,” tegasnya.

Menurut Ary, festival ini tidak sekadar agenda tahunan, tetapi momentum membangun kolaborasi semua pihak untuk menumbuhkan kebanggaan pada pangan lokal.

Ia menambahkan, melestarikan pangan sama artinya dengan merawat identitas budaya, memperkuat ketahanan pangan, serta menjamin keberlanjutan generasi mendatang.

Festival Lingkungan Anambas 2025 pun menjadi bukti bahwa edukasi bisa dikemas dengan cara kreatif. Anak-anak belajar bahwa menjaga alam bukan hanya tugas orang dewasa, tetapi tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih baik. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#lingkungan #pangan