Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Warga Minta Tambah Kapal Roro untuk Layani Rute Kuala Maras–Matak Secara Rutin

Ihsan Imaduddin • Rabu, 19 November 2025 | 07:00 WIB
Pelabuhan Roro Kuala Maras sedang melayani KMP Bahtera Nusantara 01 yang sedang bersandar. Warga mendesak ditambahnya armada kapal untuk layani rute pendek Kuala Maras menuju Matak.
Pelabuhan Roro Kuala Maras sedang melayani KMP Bahtera Nusantara 01 yang sedang bersandar. Warga mendesak ditambahnya armada kapal untuk layani rute pendek Kuala Maras menuju Matak.

batampos- Pelabuhan Roro Kuala Maras di Pulau Jemaja akhirnya resmi beroperasi dan mulai melayani aktivitas masyarakat.

Beroperasinya pelabuhan ini menjadi angin segar bagi warga Jemaja karena membuka peluang peningkatan konektivitas antarwilayah.

Pengoperasian pelabuhan ini digadang-gadang menjadi pintu baru pergerakan mobilitas masyarakat, barang, dan kendaraan.

Langkah ini dinilai menjadi titik awal pemerataan layanan transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Meski sudah berjalan, saat ini Pelabuhan Kuala Maras baru melayani satu armada, yakni KMP Bahtera Nusantara 01.

Kapal tersebut berlayar dari Tanjung Uban menuju Pontianak dan singgah di beberapa titik, termasuk Kuala Maras.

Tokoh masyarakat Jemaja, Ropi Kahardi, menilai pengoperasian pelabuhan tersebut perlu diikuti dengan penambahan armada agar manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat lokal.

“Sudah waktunya armada kapal ditambah. Pelabuhan ini harus hidup dan benar-benar membantu arus lalu lintas masyarakat, bukan hanya sekadar buka tutup layanan,” kata Ropi Kahardi, Selasa (18/11).

Ia menekankan bahwa penambahan armada sangat penting, terutama untuk pelayanan rute pendek seperti Kuala Maras–Matak.

Menurutnya, rute ini sangat ditunggu masyarakat karena menjadi penghubung antar-kabupaten tanpa harus menempuh jarak yang jauh.

“Masyarakat kita bolak-balik ke Tarempa hampir setiap hari. Jadi, sangat pas kalau ada kapal yang khusus melayani rute Kuala Maras menuju Matak,” ujarnya.

Ropi menambahkan, kapal yang melayani rute tersebut tidak perlu berukuran besar. Kapasitasnya cukup seperti kapal roro yang melayani rute Tanjung Uban–Telaga Punggur di Batam.

“Kalau ada kapal seperti itu, masyarakat bisa membawa kendaraan mereka sendiri. Jadi lebih hemat, tak perlu lagi sewa motor di Tarempa,” tutur Ropi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Anambas, Abdul Kadir, membenarkan bahwa usulan penambahan armada sudah diajukan secara resmi.

Usulan itu disampaikan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan ASDP.

“Sudah kita usulkan. Harapannya jenis kapal yang datang nanti sama seperti rute Tanjung Uban–Telaga Punggur, sehingga mobilitas masyarakat bisa lebih lancar,” ujar Abdul Kadir.

Namun, ia menyebutkan bahwa realisasi penambahan armada kapal tidak bisa serta-merta dipastikan.

Masih perlu pembahasan teknis dan kesiapan bersama antara Pemkab Anambas, BPTD, dan ASDP.

“Kita menunggu pembahasan lanjutan. Kalau semua pihak sepakat, insyaallah segera terealisasi,” kata Abdul Kadir.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperjuangkan penambahan rute dan armada kapal roro agar konektivitas antarwilayah di Anambas semakin merata.

“Kita dorong terus. Pelabuhan sudah ada, tinggal kita tingkatkan layanan kapalnya supaya manfaatnya betul-betul dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dengan beroperasinya Pelabuhan Roro Kuala Maras dan adanya rencana penambahan armada, masyarakat Jemaja berharap wilayah mereka semakin mudah dijangkau dan biaya perjalanan semakin terjangkau. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#roro