Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

1.215 Orang Bertolak Ke Kijang Gunakan KM Bukit Raya, Penumpang Tak Ada Tiket Tetap Paksakan Diri Masuk Ke Kapal

Ihsan Imaduddin • Selasa, 16 Desember 2025 | 13:00 WIB
Suasana naik turun penumpang KM Bukit Raya di Pelabuhan Tarempa, Senin, (15/12).
Suasana naik turun penumpang KM Bukit Raya di Pelabuhan Tarempa, Senin, (15/12).

batampos- Lonjakan penumpang mulai terasa di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, saat KM Bukit Raya bersandar pada Senin (15/12). Peningkatan arus penumpang ini dipengaruhi momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Sejak pagi hari, kawasan pelabuhan terlihat lebih ramai dibanding hari biasanya. Warga yang hendak bepergian maupun tiba di Tarempa tampak memadati area ruang tunggu dan dermaga pelabuhan.

KM Bukit Raya yang datang dari Ranai, Kabupaten Natuna, membawa ratusan penumpang yang turun di Pelabuhan Tarempa.

Satu per satu penumpang terlihat turun dengan membawa barang bawaan, mulai dari tas hingga kardus besar.

Sebagian besar penumpang mengaku pulang ke kampung halaman untuk merayakan Natal bersama keluarga. Ada juga yang datang untuk keperluan pekerjaan dan liburan akhir tahun.

Sementara itu, di sisi lain pelabuhan, ratusan calon penumpang dari Tarempa terlihat antre untuk naik ke KM Bukit Raya dengan tujuan Kijang, Kabupaten Bintan. Antrean panjang terjadi sejak pagi hari. Padahal kapal berangkat pukul 11.00 WIB.

Petugas Pelni dan KSOP tampak sibuk mengatur arus penumpang agar proses naik dan turun kapal berjalan tertib.
Meski demikian, kepadatan tidak bisa dihindari karena jumlah penumpang yang meningkat signifikan.

Bahkan, beberapa calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket tetap nekat naik ke atas kapal. Mereka berharap masih bisa diberangkatkan meski tidak mendapatkan tempat duduk.

“Saya tak dapat tiket, beli di website Pelni sudah habis. Jadi tetap naik aja ke kapal, biasanya boleh kok, tapi non seat,” ujar salah satu calon penumpang, Rauf.

Situasi tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan transportasi laut menjelang libur panjang Nataru, terutama di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada kapal laut.

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, menyampaikan bahwa jumlah penumpang KM Bukit Raya pada keberangkatan dari Tarempa menuju Kijang cukup tinggi.

Ia menjelaskan, kapal yang tiba dari Ranai menurunkan sebanyak 385 penumpang di Pelabuhan Tarempa. Setelah itu, kapal kembali dipenuhi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan.

“Penumpang yang naik dari Tarempa tercatat sebanyak 602 orang, ditambah penumpang lanjutan sebanyak 513 orang. Jadi total penumpang di atas kapal saat bertolak menuju Kijang berjumlah 1.215 orang,” jelas Putra Kencana.

Putra Kencana menegaskan bahwa lonjakan penumpang ini sudah mulai terasa sejak beberapa hari terakhir dan diperkirakan terus meningkat mendekati puncak libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami memprediksi arus penumpang masih akan bertambah. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran pelayanan penumpang selama periode Nataru,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket secara resmi melalui kanal yang tersedia dan datang lebih awal ke pelabuhan agar perjalanan berjalan aman dan tertib.

Dengan kondisi cuaca yang relatif mendukung, Pelni berharap seluruh rangkaian angkutan laut selama Nataru dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa menikmati libur akhir tahun dengan aman. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#mudik