batampos – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak akan menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk keprihatinan dan empati terhadap kondisi daerah serta situasi nasional yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.
Menurut Aneng, saat ini bukan waktu yang tepat untuk berpesta dan menghambur-hamburkan anggaran. Ia menilai masih banyak persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari kondisi ekonomi masyarakat hingga berbagai musibah yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.
“Dalam situasi seperti sekarang ini, saya rasa tidak pantas kita mengadakan pesta kembang api. Lebih baik anggaran dan energi kita arahkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Aneng saat dihubungi Batam Pos, Kamis (25/12).
Aneng menambahkan, perayaan tahun baru seharusnya dimaknai sebagai momentum introspeksi dan penguatan kebersamaan, bukan sekadar hiburan yang bersifat sesaat.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Anambas untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih sederhana dan penuh makna, yakni berkumpul bersama keluarga di rumah.
“Berkumpul dengan keluarga, entah itu bakar-bakar atau makan bersama. Yang jelas maknai tahun baru dengan berkumpul. Itu jauh lebih bermakna dan membawa kebahagiaan,” katanya.
Menurut Aneng, kebersamaan dengan keluarga merupakan hal paling berharga yang kerap terlupakan di tengah kesibukan sehari-hari. Pergantian tahun dinilai sebagai waktu yang tepat untuk saling berbagi cerita, harapan, dan doa.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengatakan pihak kepolisian juga melarang masyarakat membakar kembang api dan petasan pada malam tahun baru.
Larangan tersebut diberlakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mencegah risiko kebakaran, kecelakaan, maupun gangguan kenyamanan warga.
“Kami tegas melarang penggunaan petasan dan kembang api karena sangat berpotensi menimbulkan bahaya. Kami ingin malam pergantian tahun di Anambas berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, jajaran Polres Kepulauan Anambas akan melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang biasa menjadi lokasi berkumpul masyarakat saat malam tahun baru.
Baca Juga: Pendampingan Diperkuat, Pelunasan BIPIH Jemaah Haji Batam Capai 75 Persen
Selain itu, kepolisian juga akan menyisir kawasan yang berpotensi dijadikan tempat kegiatan negatif atau aksi maksiat oleh generasi muda.
Langkah tersebut dilakukan agar perayaan pergantian tahun di Kepulauan Anambas berlangsung aman, nyaman, serta tetap sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di tengah masyarakat. (*)
Editor : M Tahang