Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tanpa Pesta dan Konser, Anambas Sambut Tahun Baru dengan Doa Bersama

Ihsan Imaduddin • Kamis, 1 Januari 2026 | 22:10 WIB
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu ketika menyantuni anak yatim dalam kegiatan doa bersama momentum pergantian tahun, Rabu, (31/12) malam tadi. F.  Adies untuk Batam Pos
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu ketika menyantuni anak yatim dalam kegiatan doa bersama momentum pergantian tahun, Rabu, (31/12) malam tadi. F. Adies untuk Batam Pos

batampos – Malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung sederhana dan penuh kekhusyukan. Pemerintah daerah memilih tidak menggelar pesta maupun konser musik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap daerah-daerah di Indonesia, khususnya di Sumatra, yang tengah dilanda bencana alam, seperti banjir dan musibah lainnya.

Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar doa bersama dan santunan anak yatim. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Rabu malam (31/12).

Acara tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang ingin menyambut Tahun Baru dengan cara yang lebih bermakna.

Suasana masjid tampak dipenuhi jamaah yang khusyuk mengikuti rangkaian doa, memohon keselamatan dan keberkahan bagi Kabupaten Kepulauan Anambas serta masyarakat Indonesia secara umum.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat di daerah yang sedang tertimpa bencana.

“Di saat banyak saudara kita sedang berjuang menghadapi musibah, sudah sepantasnya kita menahan diri dari euforia berlebihan dan memilih untuk berdoa serta berbagi,” ujar Raja Bayu.

Ia menegaskan, Anambas ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial jauh lebih penting dibandingkan hiburan semata di malam pergantian tahun.

Selain itu, Raja Bayu juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru sebagai sarana refleksi diri.

“Tahun baru bukan hanya tentang pergantian angka di kalender, tetapi juga tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bertanggung jawab,” katanya.

Ia berharap masyarakat Anambas dapat terus menjaga persatuan, memperkuat nilai keagamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama di tahun yang baru.

Dengan doa bersama dan santunan anak yatim tersebut, Pemkab Kepulauan Anambas berharap dapat mengawali Tahun 2026 dengan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan harapan agar daerah ini senantiasa diberkahi serta dijauhkan dari bencana. (*)

Editor : M Tahang
#anambas #tahun baru 2026 #Pemkab Anambas