Kunjungan Pelajar ke Museum Tiangau, Guru SD Sedak Dorong Anambas Miliki Museum Daerah
Ihsan Imaduddin• Kamis, 5 Februari 2026 | 10:30 WIB
Pelajar SD Negeri 007 Sedak mengabadikan momen Bung Hatta kunjungan kerja di Jemaja dengan kamera smartphonenya. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Batampos– Kunjungan pelajar SD Negeri 007 Sedak ke Museum Perbatasan Tiangau tidak hanya menjadi sarana pembelajaran sejarah, tetapi juga memunculkan harapan agar Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki museum daerah sendiri.
Guru pendamping, Gamari, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran lapangan setelah siswa menerima materi sejarah di sekolah. Menurutnya, metode belajar langsung jauh lebih efektif dibandingkan hanya membaca buku.
“Biar anak-anak tidak hanya tahu teori, tapi juga merasakan langsung bagaimana sejarah itu ada dan nyata,” ujar Gamari saat ditemui Rabu (4/2/2026) kemarin.
Ia menilai, museum memiliki peran penting dalam menumbuhkan imajinasi, rasa ingin tahu, serta kecintaan terhadap sejarah dan identitas daerah sejak usia dini.
“Anak-anak jadi tahu kalau museum itu tempat menyimpan benda-benda bersejarah, bukan sekadar bangunan kosong,” jelasnya.
Gamari berharap pengalaman pertama siswa mengunjungi museum ini akan membekas hingga dewasa dan menumbuhkan kesadaran untuk menjaga warisan sejarah daerah.
Lebih jauh, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas agar ke depan dapat membangun Museum Daerah. Menurutnya, Anambas memiliki kekayaan sejarah yang layak dirawat dan diperkenalkan secara lebih luas kepada generasi muda.
“Kalau ada museum daerah milik pemerintah, anak-anak kita tidak perlu jauh-jauh belajar sejarah. Sejarah Anambas bisa terjaga dan dikenal sejak dini,” tegasnya.
Ia menambahkan, museum bukan hanya tempat penyimpanan benda lama, melainkan jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan Anambas. (*)