Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kolaborasi Swasta–Desa, Akses Jalan Rusak ke Bandara Letung Mulai Dibenahi

Ihsan Imaduddin • Selasa, 10 Februari 2026 | 10:30 WIB
Bupati Anambas, Aneng, meninjau langsung perbaikan jalan poros menuju Bandara Letung di RT 002 RW 001, Kecamatan Jemaja, Senin (9/2). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Bupati Anambas, Aneng, meninjau langsung perbaikan jalan poros menuju Bandara Letung di RT 002 RW 001, Kecamatan Jemaja, Senin (9/2). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Jalan rusak menuju Bandara Letung yang selama ini dikeluhkan warga akhirnya mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan melalui kolaborasi pihak swasta dengan Pemerintah Desa Mampok, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Perbaikan jalan dilakukan di RT 002 RW 001 Desa Mampok. Ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat yang hendak menuju Bandara Letung, khususnya warga Desa Mampok dan wilayah sekitarnya.

Selama ini, kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kerusakan telah berlangsung cukup lama dan kerap dikeluhkan pengendara, terutama pengendara sepeda motor.

Lubang-lubang kecil di sepanjang ruas jalan sering kali luput dari perhatian, namun berdampak serius terhadap kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara mengaku mengalami ban bocor halus akibat permukaan aspal yang tajam.

Selain merusak kendaraan, kondisi jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari. Pengguna jalan terpaksa memperlambat laju kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi tersebut.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, turun langsung meninjau proses perbaikan jalan pada Senin (9/2/2026). Ia mengapresiasi keterlibatan pihak swasta yang ikut membantu pembangunan infrastruktur di daerah.

“Ini menunjukkan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Semua pihak bisa berkontribusi jika memiliki kepedulian terhadap daerah,” ujar Aneng di lokasi.

Aneng mengakui, pemerintah daerah masih memiliki keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur masyarakat secara cepat, terutama akibat kondisi keuangan daerah.

Karena itu, kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dinilai menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan mendesak, khususnya yang menyangkut keselamatan dan akses transportasi.

“Ketika pemerintah memiliki keterbatasan, kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci. Kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh di Anambas,” tegasnya.

Ia berharap perbaikan jalan tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas menuju Bandara Letung.

“Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rewak, Darmawizar, membenarkan perbaikan jalan tersebut dilakukan tanpa menggunakan anggaran desa maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Perbaikan ini murni bentuk kepedulian pihak perusahaan. Tidak menggunakan dana desa ataupun APBD,” jelas Darmawizar.

Ia menyebutkan, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga perbaikan jalan sempat tertunda cukup lama.

“Alhamdulillah ada perusahaan yang tergerak membantu demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : M Tahang
#Bandara Letung #jalan rusak