Batampos - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Anambas mulai menjajaki kerja sama dengan provider XL Axiata guna memperluas jangkauan sinyal telekomunikasi di sejumlah wilayah.
Langkah ini dilakukan untuk mendorong pemerataan akses jaringan seluler bagi masyarakat yang selama ini masih terbatas pada provider tertentu.
Kepala Diskominfo Kepulauan Anambas, Abdul Kadir mengatakan, saat ini sinyal XL Axiata belum dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut.
Ia menyebutkan, jaringan XL Axiata saat ini baru bisa dinikmati di beberapa daerah saja, seperti Kecamatan Siantan, Siantan Tengah, dan Palmatak.
“Untuk XL Axiata kita segera komunikasi untuk memperkuat jaringan. Kita dorong agar jaringannya bisa diperluaskan ke wilayah lain,” ujar Abdul Kadir kepada Batam Pos, Kamis (5/3/2026).
Menurut Kadir, perluasan jaringan dari provider lain sangat penting agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan telekomunikasi.
Selain itu, kata dia, pengguna kartu dari jaringan XL Axiata di Anambas juga sudah cukup banyak sehingga peningkatan jaringan dinilai sangat diperlukan.
Ia menjelaskan, XL Axiata juga menaungi beberapa produk layanan telekomunikasi lain seperti Axis dan Smartfren yang juga memiliki pengguna di tengah masyarakat.
Dengan kondisi tersebut, Diskominfo menilai perlu adanya penguatan infrastruktur jaringan agar pengguna kartu dari provider tersebut dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih stabil.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa bersilaturahmi dengan pihak XL Axiata untuk menyampaikan usulan ini secara langsung,” jelas Kadir.
Sementara itu, salah satu warga, Septia menyambut baik rencana Pemerintah Daerah yang mendorong perluasan jaringan dari berbagai provider di Kepulauan Anambas.
Menurutnya, selama ini jaringan yang paling luas menjangkau wilayah Anambas masih didominasi oleh Telkomsel.
Baca Juga: Hadiri Cap Go Meh 2026, Li Claudia Ajak Warga Jaga Lingkungan demi Masa Depan Batam
“Selama ini hanya satu provider yakni Telkomsel yang sudah terjangkau hampir di semua wilayah. Padahal pengguna jaringan tidak hanya Telkomsel saja, sudah seharusnya provider lain juga ditingkatkan,” ujar Septia.
Ia menilai keberadaan jaringan dari berbagai provider akan memudahkan masyarakat maupun pendatang yang menggunakan kartu dari operator lain.
Septia mencontohkan kondisi di Pulau Jemaja yang hingga saat ini masih sangat terbatas untuk jaringan selain Telkomsel.
“Di Jemaja, waktu pertama kali ke Anambas saya pakai XL. Memang tidak ada sinyal sama sekali. Sedikit shock juga, memang sudah harus ada tower baru dari provider lain,” pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak