Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

TMMD 2026 Libatkan 150 Personel TNI di Anambas Sasar Air Bersih dan Ketahanan Pangan

Ihsan Imaduddin • Rabu, 22 April 2026 | 18:00 WIB
Dandim 0318 Natuna, Kolonel Inf Ruruh Sejati (kanan). F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Dandim 0318 Natuna, Kolonel Inf Ruruh Sejati (kanan). F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 di Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, selain membuka akses jalan, juga difokuskan pada pembangunan sarana dasar dan penguatan ketahanan pangan.

Komandan Kodim 0318/Natuna, Kolonel Inf Ruruh Sejati, menjelaskan salah satu program prioritas adalah penyediaan air bersih melalui sistem pipanisasi dari sumber air ke permukiman warga.

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kesulitan air bersih yang kerap dialami masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Baca Juga: Sebanyak 20. 235 Warga Karimun Dapat Bantuan Pangan

Di sektor ketahanan pangan, TNI juga akan mengembangkan tanaman yang sesuai dengan kondisi wilayah setempat, seperti kemiri dan cabai.

“Cuaca panas, dia tetap kuat. Khusus kemiri dia tidak rewel. Nanti kita tanam di sepanjang jalan,” kata Ruruh saat ditemui tadi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, menyambut baik pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menilai program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dasar di daerah terpencil.

“Pemerintah daerah sangat terbantu dengan adanya TMMD ini, terutama dalam membuka akses jalan dan peningkatan infrastruktur dasar,” ujarnya.

Baca Juga: Pelaku Usaha Ajukan Enam Titik jadi Pelabuhan Rakyat di Tanjunguban

Program TMMD ini melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Dengan berbagai program yang dijalankan, keterisolasian wilayah Siantan Utara diharapkan dapat teratasi secara bertahap, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat ke depan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#tni #ketahanan pangan