batampos – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5), aktivitas masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas meningkat signifikan. Warga dari sejumlah pulau mulai berdatangan ke Tarempa untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan hari raya.
Sejak Senin (25/5) pagi, kawasan Pasar Tarempa terlihat dipadati pengunjung. Warga berbondong-bondong membeli kebutuhan dapur, bahan makanan, hingga perlengkapan untuk persiapan Idul Adha.
Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas di sekitar pasar dipenuhi kendaraan roda dua. Sepeda motor milik warga terparkir hampir di seluruh sisi jalan, membuat kawasan pasar terlihat lebih padat dari biasanya.
Baca Juga: Wajib Coba! 5 Makanan Viral di Batam Ramai Diburu Masyarakat Lokal
Tidak hanya di daratan, kepadatan juga terjadi di pelabuhan antar pulau. Sejumlah pompong dan speedboat terus berdatangan membawa penumpang dari desa-desa sekitar menuju Tarempa.
Setibanya di pelabuhan, warga langsung menuju pasar dengan membawa tas belanja dan keranjang. Sebagian lainnya datang bersama keluarga untuk membeli kebutuhan rumah tangga.
Lonjakan aktivitas ini turut berdampak pada meningkatnya jumlah pembeli di pasar. Berbagai lapak sembako, sayur mayur, santan, hingga penjual ayam terlihat dipadati warga sejak pagi hari.
Fahrizal, warga Desa Nyamuk, mengaku datang ke Tarempa bersama istrinya untuk berbelanja kebutuhan dapur menjelang hari raya.
“Macam-macam lah yang mau dibeli, seperti bawang, cabai, santan, sedikit ayam, sama kue,” ujarnya, Senin (25/5).
Ia menilai harga kebutuhan pokok di Tarempa relatif lebih terjangkau dan pilihan barang lebih lengkap dibandingkan di desanya.
Menurutnya, keterbatasan pasokan di kampung sering membuat beberapa bahan pokok cepat habis menjelang hari besar keagamaan, ditambah ketergantungan pada distribusi yang dipengaruhi kondisi cuaca laut.
“Di sini lebih lengkap, mau cari bumbu atau kebutuhan lain lebih mudah. Harga juga ada yang lebih murah,” katanya.
Meski harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi pompong, Fahrizal menilai hal tersebut tidak menjadi masalah karena kebutuhan bisa dibeli sekaligus di satu lokasi.
“Walaupun bayar pompong, tidak masalah karena lebih lengkap,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Salsa, warga Batu Belah. Ia datang khusus untuk membeli bahan masakan seperti santan dan bumbu dapur untuk persiapan Idul Adha.
Baca Juga: Alfa Romeo Konfirmasi Giulia dan Stelvio Baru, Versi Quadrifoglio Tetap Dipertahankan
“Kami sengaja datang beli santan dan bumbu untuk lebaran. Di sini lebih lengkap, jadi tidak takut kehabisan barang,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurullah, mengatakan pihaknya telah menurunkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar Pasar Tarempa.
“Personel kami siagakan di sekitar pasar untuk mengatur kendaraan agar tidak terjadi kemacetan. Kami juga mengimbau masyarakat agar memarkir kendaraan dengan rapi dan menjaga barang bawaan,” ujarnya. (*)
Editor : Putut Ariyo