batampos – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghadirkan peralatan kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
Peralatan tersebut menjadi bagian dari fasilitas pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) yang kini tersedia di RSUD Tarempa.
Direktur RSUD Tarempa Sofwan Fuadi mengatakan, pengadaan cath lab dan sejumlah peralatan medis lainnya dilakukan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah pusat.
Selain cath lab, rumah sakit juga telah dilengkapi sejumlah peralatan medis untuk mendukung pelayanan KJSU, seperti CT scan dan peralatan kemoterapi.
“Di sini ada banyak alat canggih, alat yang berhubungan dengan KJSU, seperti cath lab kemudian ada CT scan, dan alat kemoterapi,” ujar Sofwan saat dikonfirmasi dari Batam, Rabu.
Berbagai peralatan tersebut didatangkan bersamaan dengan gedung baru RSUD Tarempa yang dibangun pada 2025.
Cath Lab Belum Bisa Digunakan
Meski fasilitas dan peralatan telah tersedia, pelayanan menggunakan cath lab maupun sejumlah peralatan KJSU tersebut belum dapat diberikan kepada masyarakat.
Sofwan menjelaskan, RSUD Tarempa masih menyelesaikan sejumlah persyaratan, termasuk perizinan operasional untuk peralatan tertentu yang memerlukan persetujuan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Selain aspek perizinan, kendala lainnya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk mengoperasikan peralatan tersebut.
Hingga saat ini, RSUD Tarempa belum memiliki dokter spesialis jantung dan tenaga medis pendukung yang diperlukan untuk menjalankan pelayanan cath lab.
“Saat ini kita masih dalam proses pengurusan. Alatnya sudah ada, tetapi kita belum memiliki tenaga ahlinya,” kata Sofwan.
Menunggu Tenaga Ahli dan Perizinan
RSUD Tarempa berharap kelengkapan sarana dan prasarana tersebut segera diikuti dengan pemenuhan kebutuhan tenaga medis serta penyelesaian perizinan.
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, fasilitas cath lab diharapkan dapat mendukung pelayanan kesehatan jantung bagi masyarakat Kepulauan Anambas. Demikian pula dengan fasilitas KJSU lainnya yang tersedia di rumah sakit tersebut.
Kehadiran peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di daerah kepulauan, sehingga masyarakat Anambas memiliki lebih banyak akses terhadap layanan medis yang sebelumnya membutuhkan rujukan ke daerah lain. (*)
Editor : Putut Ariyo