Kegiatan ini akan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026, pukul 15.30 hingga 20.30 WIB, di Alun-alun Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam.
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adisthy, mengatakan program Ketapel merupakan strategi jemput bola yang terus diperkuat guna meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil. Kami yang hadir langsung ke tengah masyarakat dengan pelayanan lengkap,” ujarnya, Selasa (7/4).
Ia menjelaskan, berbagai layanan disiapkan dalam program tersebut, di antaranya perekaman KTP elektronik bagi pemula usia minimal 16 tahun, pencetakan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), serta penerbitan akta kelahiran melalui layanan tiga in satu bagi pemula.
Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang saat ini terus didorong pemerintah sebagai bagian dari transformasi layanan berbasis digital.
“Seluruh layanan ini diberikan secara gratis. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” tambahnya.
Program Ketapel Vol. 2 ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan merata. Kehadiran layanan di lokasi MTQH diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang belum sempat mengurus dokumen kependudukan.
Selain memberikan kemudahan akses, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQH XXXIV Kota Batam agar berlangsung lebih semarak sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Disdukcapil Batam optimistis, melalui inovasi pelayanan jemput bola ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan akan semakin meningkat. (*)
Editor : Jamil Qasim