Harga Plastik Melonjak, Amsakar Dorong Penggunaan Bahan Alternatif

Muhammad Syaban • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 15:15 WIB
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. M. Sya’ban/Batam Pos
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. F. M. Sya’ban/Batam Pos

batampos — Lonjakan harga plastik yang mencapai 30 hingga 80 persen mulai dirasakan di berbagai sektor di Batam. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat dan pelaku usaha segera beradaptasi.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menilai kenaikan harga plastik merupakan bagian dari efek berantai yang dipicu oleh dinamika ekonomi, terutama pada sektor energi dan kebutuhan pokok.

Ia menyebut, ada tiga komponen utama yang sangat menentukan stabilitas harga, yakni bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan sembako.

Baca Juga: UMKM Terjepit, Harga Plastik Meroket Akibat Gejolak Global

“Kalau tiga ini naik, dampaknya akan merembet ke mana-mana, termasuk plastik, biaya angkut, hingga tiket transportasi,” ujarnya, Selasa (7/4).

Menurutnya, kenaikan harga plastik tidak bisa dilihat sebagai persoalan tunggal. Ada keterkaitan erat dengan biaya produksi dan distribusi yang ikut meningkat.

Dalam situasi tersebut, Amsakar menekankan pentingnya langkah adaptasi dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun pelaku usaha.

“Penyesuaian pasti terjadi. Semua harus siap beradaptasi dengan kondisi yang ada,” katanya.

Baca Juga: KPK Soroti Tata Kelola Batam, Jangan Sampai Ada Pejabat Kena OTT

Salah satu solusi yang didorong adalah penggunaan bahan alternatif pengganti plastik, seperti kayu dan kertas, terutama untuk kebutuhan kemasan dan produk konsumsi.

“Ke depan kita perlu mulai beralih. Tidak harus selalu bergantung pada plastik. Kayu dan kertas bisa menjadi pilihan,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti potensi dampak terhadap sektor industri, khususnya manufaktur di Batam yang banyak bergantung pada bahan baku impor.

Dengan kondisi global yang tidak stabil, harga barang dari luar negeri diperkirakan akan mengalami kenaikan, yang pada akhirnya berdampak pada harga jual di dalam negeri.

Baca Juga: Ekspor Batam Masih Tahan Tekanan Global, Turun Tipis 3,67 Persen

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Amsakar mendorong penguatan produk dalam negeri serta perbaikan sistem distribusi logistik ke Batam.

“Kalau kita ingin memperkuat kandungan dalam negeri, maka akses logistik harus lancar. Ini yang perlu diperbaiki,” tegasnya.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing industri sekaligus menekan dampak kenaikan harga di tengah tekanan ekonomi global. (*)

Editor : M Tahang
Harga Plastik Wali Kota Amsakar