batampos – Pemerintah Kota Batam masih menunggu laporan resmi dari Polda Kepulauan Riau terkait perkembangan pemeriksaan dugaan pelanggaran etik dan disiplin yang melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau.
Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Batam, Suhaemi, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima informasi terbaru dari kepolisian mengenai progres penanganan kasus tersebut.
“Masih kami tunggu laporan dari pihak kepolisian seperti apa perkembangannya. Sampai sekarang belum ada informasi yang kami terima,” ujar Suhaemi, Senin (20/4).
Meski demikian, Pemko Batam telah mengambil langkah administratif dengan membebastugaskan Gustian Riau dari jabatannya sebagai Kepala Disperindag.
Menurut Suhaemi, keputusan tersebut diambil karena yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan.
“Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan, jadi tugas jabatannya dibebaskan sementara sampai ada keputusan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menegaskan, pembebastugasan hanya berlaku pada tugas dan kewenangan jabatan. Status Gustian sebagai aparatur sipil negara (ASN) tetap melekat.
“Statusnya sebagai ASN masih, hanya tugas sebagai kepala dinas yang dinonaktifkan sementara,” katanya.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, posisi Kepala Disperindag Batam saat ini diisi oleh pelaksana harian (Plh) Suhar.
Suhaemi juga meluruskan informasi yang beredar terkait pemeriksaan kesehatan yang dijalani Gustian. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan prosedur rutin bagi pejabat eselon dua dan tiga, bukan bagian dari penanganan kasus.
“Setiap pejabat eselon dua dan tiga memang wajib menjalani tes kesehatan jasmani dan rohani. Itu pemeriksaan rutin,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengaitkan tes kesehatan tersebut dengan proses hukum yang sedang berjalan.
Menurutnya, BKPSDM tetap bekerja secara objektif dan mengikuti aturan kepegawaian yang berlaku.
“Kami tetap objektif sesuai aturan. Prosesnya berjalan, hanya memang membutuhkan waktu,” ujarnya.
Sebelumnya, nama Gustian Riau menjadi sorotan publik setelah beredarnya video tidak pantas yang diduga melibatkan dirinya. Video berdurasi singkat tersebut sempat viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Kasus ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian. (*)
Editor : Jamil Qasim