batampos – Penutupan sementara ruas Jalan Gajah Mada dari arah Simpang Jam atau Laluan Madani menuju Sekupang masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.
Penutupan dilakukan untuk memastikan hasil pengecoran jalan benar-benar kering dan memiliki kekuatan maksimal sebelum kembali dilalui kendaraan.
Perbaikan ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan tersebut dilakukan oleh BP Batam melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengerasan tanah, pengecoran ulang fondasi, hingga pembuatan lereng penahan air guna mencegah kerusakan berulang.
Baca Juga: Gim Baru Capcom, Pragmata, Sukses Besar dengan 1 Juta Penjualan Global
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan proses pengecoran ulang telah dimulai sejak Jumat (17/4).
“Setelah pekerjaan tanah selesai, pengecoran dilakukan dan jalan perlu ditutup sementara hingga beton mencapai kekuatan optimal. Kami harap Rabu lalu lintas sudah kembali normal,” ujarnya, Selasa (21/4).
Hal senada disampaikan Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto. Ia menjelaskan, pekerjaan pengecoran telah rampung, namun masih dalam tahap pengeringan.
“Jalan sudah selesai dicor, sekarang menunggu coran benar-benar keras. Selama proses ini arus lalu lintas dialihkan,” katanya.
Pengalihan kendaraan dilakukan melalui Flyover Sei Ladi untuk mengurangi kepadatan di lokasi pekerjaan.
Baca Juga: Polisi Tetapkan 5 Tersangka, 78 PMI Ilegal Digagalkan Berangkat ke Malaysia
Menurut Mouris, penutupan sementara penting dilakukan guna mencegah kerusakan dini seperti retak atau amblas akibat beton yang belum cukup umur.
Pembukaan kembali jalan akan dilakukan setelah kondisi dinilai aman dan layak dilalui kendaraan. Faktor cuaca juga menjadi penentu cepat atau lambatnya proses pengeringan beton.
“Rabu akan kita evaluasi. Jika sudah cukup kuat, jalan akan segera dibuka kembali,” ujarnya.
Selama penutupan berlangsung, pengendara diimbau menggunakan jalur alternatif dan tetap berhati-hati, mengingat volume kendaraan di sekitar flyover diperkirakan meningkat. (*)
Editor : M Tahang