Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

HBP ke-62, Rutan Batam Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Beri Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan

Eusebius Sara • Selasa, 28 April 2026 | 14:01 WIB
Karutan Batam memberikan gerobak UMKM kepada keluarga WBP. F. Eusebius Sara/Batam Pos
Karutan Batam memberikan gerobak UMKM kepada keluarga WBP. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dengan mengikuti rangkaian acara nasional secara virtual bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dari aula rutan, Senin (27/4).

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima,” peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen jajaran pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi warga binaan dan masyarakat.

Seluruh pegawai Rutan Batam mengikuti tasyakuran nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia dengan penuh khidmat.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, menegaskan bahwa peringatan HBP tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diwujudkan dalam program nyata yang berdampak langsung.

“Hari Bakti Pemasyarakatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagaimana pemasyarakatan hadir dengan kerja nyata yang dirasakan masyarakat, warga binaan, dan keluarga mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Rutan Batam terus menjalankan sejumlah program prioritas, termasuk program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan di luar rutan sebagai sarana pembinaan produktif bagi warga binaan.

Selain itu, Fajar juga menekankan pentingnya integritas petugas dalam menjalankan tugas. Ia memastikan tindakan tegas akan diberikan kepada petugas yang terbukti menyalahgunakan kewenangan.

“Kalau ada petugas yang menyalahgunakan wewenang tentu akan kami tindak tegas. Pembinaan dilakukan agar pemasyarakatan tetap berjalan bersih dan profesional,” tegasnya.

Pada puncak peringatan, Rutan Batam turut menyalurkan bantuan berupa gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang memiliki usaha mikro.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial pemasyarakatan.

“Kami ingin kegiatan ini berdampak langsung, tidak hanya di dalam rutan, tetapi juga membantu keluarga warga binaan agar memiliki peluang usaha dan kehidupan yang lebih baik,” tutup Fajar. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Komitmen Pelayanan #rutan batam