Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemko Batam Perluas Beasiswa, Prioritaskan Siswa Hinterland dan Keluarga Kurang Mampu

Antara • Senin, 18 Mei 2026 | 14:15 WIB
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama mahasiswa Poli Batam pada sosialisasi beasiswa di Batam, Kepri (18/5/2026). ANTARA/Amandine Nadja
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama mahasiswa Poli Batam pada sosialisasi beasiswa di Batam, Kepri (18/5/2026). ANTARA/Amandine Nadja

batampos - Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Provinsi Kepulauan Riau, memperluas program beasiswa pendidikan tinggi dengan menyasar siswa berprestasi, pelajar dari keluarga kurang mampu, serta siswa yang berasal dari wilayah hinterland atau pulau-pulau penyangga.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan utama daerah untuk menghadapi persaingan di masa depan.

“Batam membutuhkan tenaga berpendidikan dan anak-anak yang siap bersaing. Hari ini kami berbahagia untuk murid SMA dan SMK, mudah-mudahan dengan sosialisasi ini mereka bisa bersungguh-sungguh menjadi generasi terbaik,” ujar Amsakar saat sosialisasi program beasiswa di Batam, Senin.

Ia menjelaskan, Pemkot Batam kini mengembangkan skema baru dengan memperluas sasaran penerima beasiswa. Jika sebelumnya hanya diberikan kepada siswa berprestasi, kini program juga mencakup pelajar dari keluarga tidak mampu dan wilayah hinterland.

“Kami mencari varian baru, yakni beasiswa untuk anak-anak hinterland dan tidak mampu. Kita prioritaskan dan mengutamakan hinterland ini, berpihak kepada mereka dengan memberi jalan melalui beasiswa,” katanya.

Baca Juga: Haji Tanpa Izin Didenda Rp93 Juta, Arab Saudi Ancam Deportasi dan Larangan Masuk 10 Tahun

Skema Baru dan Pemerataan Akses Pendidikan

Kepala Bagian Kerja Sama Setdako Batam, John Hendri, mengatakan program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan daerah sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi di Batam.

“Program ini menjawab kebutuhan daerah dan pemerataan akses pendidikan tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, skema beasiswa kini mencakup tiga jalur utama, yakni siswa berprestasi melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), siswa kurang mampu melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta siswa hinterland melalui mitra kerja sama.

Program studi yang menjadi prioritas difokuskan pada bidang rekayasa dan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri di Batam, terutama sektor galangan kapal.

Rincian jurusan prioritas tersebut telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 134 Tahun 2026.

“Misalnya jurusan perkapalan, karena itu memang dibutuhkan di Batam sesuai dengan industri galangan kapal di sini,” kata John.

Baca Juga: Sulit Ditemukan, Stok Minyakita di Batam Mulai Dikeluhkan Warga

Daftar Kampus Mitra Beasiswa

Untuk penerima jalur SNBP, Pemkot Batam bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama, antara lain:

Selain itu, Pemko Batam juga menambah mitra baru yakni Universitas Maritim 
Raja Ali Haji (UMRAH) dan Politeknik Negeri Batam (Polibatam), sehingga total perguruan tinggi mitra menjadi 9 kampus.

Untuk kategori penerima kurang mampu, program tersedia di Polibatam dan UMRAH, sementara jalur hinterland difokuskan pada Polibatam dan ITS.

 

 

100 Mahasiswa Telah Dibiayai, Berpotensi Bertambah

Saat ini, sekitar 100 mahasiswa telah menerima manfaat program beasiswa tersebut. Dengan adanya perluasan kerja sama kampus, jumlah penerima diperkirakan meningkat signifikan.

“Dengan tambahan kerja sama baru ini kemungkinan nanti bisa mencapai sekitar 200 penerima yang dibiayai,” kata John.

Pada skema bantuan, mahasiswa berprestasi mendapatkan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT), sedangkan kategori kurang mampu dan hinterland memperoleh bantuan UKT sekaligus dukungan biaya pendidikan tambahan. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
#pendidikan Kepri #Beasiswa Batam #Pemkot Batam #SNBP SNBT #amsakar achmad