batampos – Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Imbauan ini disampaikan menyusul viralnya kabar dugaan aksi begal di kawasan Lampu Merah Paradise, Batu Aji, yang ternyata tidak sesuai fakta di lapangan. Melalui Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Budi Santosa, Kapolresta menegaskan masyarakat harus berhati-hati sebelum membagikan informasi yang beredar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu informasi tersebut sebelum dibagikan agar tidak menimbulkan keresahan,” ujar AKP Budi Santosa.
Baca Juga: Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: Kalau Ada Backing Pengusaha, Video dan Laporkan!
Klarifikasi bermula dari pesan WhatsApp mengenai dugaan begal di Batu Aji. Informasi itu menyebar luas di media sosial hingga menimbulkan keresahan. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui lokasi kejadian sebenarnya berada di Jalan Utama Sei Binti, Kecamatan Sagulung.
Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Riski Subagyo, menjelaskan korban berinisial Fadhil mengalami pembacokan oleh dua pria tak dikenal saat melintas di depan MTS Sei Lekop, Senin malam (18/5). Korban mengalami luka bacok di tangan kanan dan mendapat tujuh jahitan di UPT Puskesmas Sei Lekop. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Sagulung masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku.
AKP Budi Santosa kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya melapor kepada polisi jika mengetahui tindak kriminal atau kejadian mencurigakan. (*)
Editor : Putut Ariyo