batampos - Warga Perumahan Gesya Paradise dan Perumahan Asena di kawasan Pancur, RW 06, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Sei Beduk, masih menunggu realisasi perbaikan akses jalan menuju permukiman mereka.
Hingga kini, jalan utama menuju dua perumahan tersebut belum disemenisasi maupun diaspal. Kondisinya berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan dan dipenuhi debu ketika cuaca panas.
Ketua RW 06 Kelurahan Tanjungpiayu, Zulfikar, mengatakan keluhan terkait kondisi jalan sudah disampaikan warga sejak perumahan mulai dihuni pada 2021 lalu.
“Kalau hujan jalannya becek dan berlumpur, kalau panas debunya cukup tebal. Warga berharap minimal ada semenisasi supaya akses lebih layak dilalui,” ujar Zulfikar.
Baca Juga: The Witcher 3 Dapat DLC Baru, Geralt Kembali dalam Songs of the Past
Menurutnya, kondisi jalan yang belum layak tersebut sangat mengganggu aktivitas warga sehari-hari, terutama saat musim hujan.
Warga Mengaku Sudah Lima Tahun Bertahan
Keluhan serupa disampaikan Ketua RW 06 lainnya, Harno. Ia menyebut warga sudah hampir lima tahun menghadapi kondisi jalan rusak tanpa adanya kepastian penanganan.
Menurut Harno, jalan yang licin dan berlumpur saat hujan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama ibu-ibu dan anak-anak.
“Ibu-ibu sering jatuh karena jalan berlumpur. Kami sudah lama bertahan dengan kondisi seperti ini dan berharap segera ada perbaikan,” katanya.
Warga lainnya, Riski, meminta pemerintah segera berkoordinasi dengan pihak pengembang untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan jalan tersebut.
Baca Juga: DPRD Batam Soroti Maraknya TPS Liar
“Kami berharap ada solusi dan kepastian. Jangan warga terus yang dipingpong antara pemerintah dan developer. Yang penting jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Janji Koordinasi
Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan ke pihak kelurahan maupun kecamatan. Namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan karena status tanggung jawab pembangunan jalan disebut masih belum jelas antara pemerintah dan pengembang.
Sementara itu, Camat Sei Beduk, Rifandi Malik, mengatakan pihaknya telah memantau kondisi jalan di kawasan tersebut.
Ia menyebut penanganan jalan akan segera dikoordinasikan dengan dinas terkait agar dapat ditindaklanjuti.
“Akan segera ditangani. Penanganan akan saya koordinasikan ke dinas terkait,” ujar Rifandi Malik. (*)
Editor : Putut Ariyo