Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

BPJS Kesehatan Edukasi Program JKN di Polda Kepri

Antara • Kamis, 4 Juni 2026 | 12:48 WIB
 Pemberian sertifikat apresiasi untuk kolaborasi oleh Deputi Direksi Wilayah II (Sumatera Barat, Riau, Kepri, Jambi) BPJS Kesehatan Nopi Hidayat (depan kanan) kepada Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin (kiri) di Batam, Kepri, Rabu (3/6/2026). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Wilayah II
Pemberian sertifikat apresiasi untuk kolaborasi oleh Deputi Direksi Wilayah II (Sumatera Barat, Riau, Kepri, Jambi) BPJS Kesehatan Nopi Hidayat (depan kanan) kepada Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin (kiri) di Batam, Kepri, Rabu (3/6/2026). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Wilayah II

batampos – BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah II memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau melalui kegiatan edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), skrining kesehatan, serta pemeriksaan pap smear massal bagi polisi wanita (Polwan) dan anggota Bhayangkari.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Polda Kepri tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat Program JKN sekaligus mendorong deteksi dini berbagai risiko kesehatan.

Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan yang membawahi wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi, Nopi Hidayat, mengatakan bahwa Program JKN berperan penting dalam memberikan perlindungan kesehatan sekaligus mencegah beban finansial akibat penyakit.

Baca Juga: Parkir Sembarangan di Batam Centre, Dua Mobil Diderek Dishub dan Kena Denda Rp500 Ribu

“Kekuatan utama JKN sesungguhnya adalah memberikan perlindungan sebelum risiko kesehatan berubah menjadi beban finansial bagi individu dan keluarganya. Polri melindungi masyarakat dari risiko gangguan keamanan, sementara JKN melindungi dari risiko kesehatan dan finansial akibat sakit. Tujuan kita sama, yakni menghadirkan ketenangan bagi masyarakat,” ujar Nopi dalam keterangan resminya di Batam, Kamis.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan menggelar Pemberian Informasi Langsung (PIL) Program JKN, layanan BPJS Keliling, skrining riwayat kesehatan bagi personel Polri dan keluarga, serta pemeriksaan pap smear massal untuk Polwan dan anggota Bhayangkari.

BPJS Kesehatan juga menyerahkan sertifikat apresiasi kepada Kapolda Kepri beserta jajaran pejabat utama sebagai bentuk penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin dalam mendukung pelaksanaan Program JKN.

Menurut Nopi, edukasi yang diberikan melalui PIL JKN dan layanan BPJS Keliling penting untuk memastikan anggota Polri beserta keluarganya memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.

Ia menilai pemahaman tersebut dapat memberikan rasa aman bagi personel yang sedang menjalankan tugas di lapangan karena memiliki kepastian perlindungan kesehatan bagi keluarga mereka.

“Ketika seorang anggota Polri fokus mengabdikan diri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepastian bahwa keluarganya di rumah telah terlindungi oleh JKN menjadi sumber kekuatan utama mereka,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Kepri, Asep Safrudin, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Program JKN yang dijalankan BPJS Kesehatan.

“Kami memahami betapa pentingnya akses kesehatan bagi masyarakat, dan kami siap membantu BPJS Kesehatan dalam memperluas cakupan kepesertaan serta meningkatkan keaktifan peserta,” ujarnya.

Asep menambahkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan BPJS Kesehatan diperlukan untuk memastikan seluruh masyarakat Kepulauan Riau memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil.

“Kami ingin melihat setiap warga tidak lagi kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat. Untuk itu, sinergi ini sangat krusial agar Program JKN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah,” katanya.

Baca juga: Makan Siang di Batam! 5 Pilihan Kuliner Lezat yang Siap Memanjakan Lidah

Nopi menambahkan, langkah promotif dan preventif melalui skrining kesehatan serta pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan, ketangguhan, dan produktivitas personel Polri. Deteksi dini faktor risiko penyakit dinilai perlu dilakukan sebelum berkembang menjadi kondisi kronis yang dapat memengaruhi kualitas hidup.

Melalui penguatan kolaborasi lintas instansi tersebut, BPJS Kesehatan Wilayah II dan Polda Kepri berharap dapat mendorong terbentuknya budaya hidup sehat sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Kepulauan Riau yang produktif, aman, dan sejahtera. (*)

Editor : Putut Ariyo
#Pap Smear #Bhayangkari #bpjs kesehatan #jkn #polda kepri