Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Jamaah Haji Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah, Debarkasi Batam Layani Kepulangan Kloter BTH 03

Rengga Yuliandra • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:31 WIB
Jamaah haji memadati terowongan Muashim di Mina yang menjadi salah satu jalur dari tenda jamaah haji menuju area Jamarat. (Media Center Haji 2026)
Jamaah haji memadati terowongan Muashim di Mina yang menjadi salah satu jalur dari tenda jamaah haji menuju area Jamarat. (Media Center Haji 2026)

 

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menyatakan jamaah haji gelombang kedua mulai bersiap meninggalkan Makkah menuju Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, mengatakan jamaah gelombang kedua masih menjalani tahapan ibadah di Arab Saudi sebelum dijadwalkan kembali ke Tanah Air.

“Jamaah gelombang kedua saat ini secara bertahap bergerak dari Makkah menuju Madinah. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, mereka akan melanjutkan ibadah di Madinah sebelum nantinya kembali ke Indonesia,” ujar Syafii, Kamis (4/6).

Selama berada di Madinah, jamaah akan melaksanakan Salat Arbain di Masjid Nabawi serta berziarah ke sejumlah lokasi bersejarah yang menjadi bagian dari rangkaian perjalanan ibadah haji.

Sementara itu, proses pemulangan jamaah melalui Debarkasi Batam terus berlangsung. Hingga kini, pemulangan telah memasuki Kloter BTH 03 yang dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Kamis (4/6) pukul 16.53 WIB.

Kloter tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV 5186 dengan membawa 445 jamaah dan petugas haji.

PPIH Batam memastikan seluruh persiapan penyambutan jamaah telah dilakukan, mulai dari proses keimigrasian, pemeriksaan kesehatan, pengambilan bagasi hingga pengantaran jamaah ke daerah asal masing-masing.

Layanan khusus juga disiapkan bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan selama proses debarkasi.

Berdasarkan data manifes penerbangan, Kloter BTH 03 membawa 17 jamaah pengguna kursi roda. Selain itu terdapat satu alat bantu jalan (walking aid) dan satu kursi lipat yang memerlukan penanganan khusus.

“Petugas sudah menyiapkan layanan khusus bagi jamaah yang membutuhkan bantuan mobilitas. Kami ingin memastikan seluruh jamaah dapat menjalani proses kepulangan dengan aman dan nyaman,” kata Syafii.

Setibanya di Batam, seluruh jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengecekan suhu tubuh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.

PPIH juga telah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit rujukan di Batam untuk mengantisipasi apabila terdapat jamaah yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Di sisi lain, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Sudianto, mengimbau jamaah yang masih berada di Arab Saudi agar menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan ke Indonesia.

Menurutnya, perpindahan dari Makkah ke Madinah merupakan fase penting yang tetap membutuhkan kesiapan fisik karena jamaah masih menjalani berbagai aktivitas ibadah sebelum kembali ke Tanah Air.

“Alhamdulillah jamaah yang telah pulang maupun yang masih berada di Arab Saudi dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kita berharap seluruh jamaah kembali ke daerah masing-masing dalam kondisi sehat dan memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

PPIH Embarkasi Batam akan terus memantau perkembangan jamaah haji asal Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat hingga seluruh proses pemulangan selesai dilaksanakan. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Gelombang Dua #jamaah haji