batampos – PT Air Batam Hilir (ABH) mengimbau seluruh pelanggan SPAM Batam untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kasus pencurian meter air yang dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan permukiman.
Beberapa laporan kehilangan meter air diterima ABH dari pelanggan di kawasan Tiban Centre dan sejumlah perumahan lainnya. Aksi pencurian tersebut tidak hanya mengganggu pelayanan air bersih, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pelanggan karena harus melakukan proses penggantian meter yang hilang.
Perwakilan Corporate Communication PT Air Batam Hilir menjelaskan bahwa meter air merupakan bagian penting dari sistem pelayanan air minum karena berfungsi sebagai alat ukur resmi konsumsi pelanggan.
"Kehilangan meter air tidak hanya menyebabkan terganggunya suplai air ke pelanggan, tetapi juga berdampak pada proses administrasi dan pengukuran konsumsi air. Karena itu kami mengimbau pelanggan untuk lebih waspada dan turut menjaga keamanan instalasi meter air yang berada di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Baca Juga: Polresta Barelang Minta Warga Batam Waspada, Pencurian Meteran Air Jadi Perhatian Khusus Polisi
ABH menjelaskan setiap meter air yang terpasang memiliki identitas dan nomor seri yang tercatat dalam sistem perusahaan. Data tersebut digunakan untuk pengendalian aset sekaligus mendukung pelayanan kepada pelanggan.
Karena memiliki identitas khusus, meter air yang diperoleh dari jalur tidak resmi atau hasil tindak pencurian tidak dapat digunakan secara bebas untuk menggantikan meter pelanggan lain. Seluruh proses pemasangan, penggantian, maupun aktivasi meter harus dilakukan melalui prosedur resmi oleh petugas yang berwenang.
"Setiap meter memiliki identitas dan pencatatan tersendiri sehingga pemasangannya tidak dapat dilakukan sembarangan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli ataupun memperjualbelikan meter air yang tidak jelas asal-usulnya karena berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan, ABH menyarankan pelanggan memasang kunci pengaman atau kotak pelindung pada meter air, menempatkan meter di lokasi yang mudah diawasi dan memiliki penerangan yang memadai, serta meningkatkan koordinasi keamanan lingkungan bersama warga sekitar.
Pelanggan juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang maupun ABH apabila menemukan indikasi pencurian atau aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi meter air.
Saat ini ABH terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk mencegah serta menindak kasus pencurian meter air yang dinilai merugikan pelanggan dan berpotensi mengganggu pelayanan air minum.
Bagi pelanggan yang mengalami kehilangan meter air, ABH menyediakan mekanisme pengajuan sambung kembali dengan melampirkan sejumlah dokumen, yakni fotokopi KTP, surat kuasa apabila pengurusan diwakilkan, surat kehilangan dari kepolisian, foto bangunan dan lokasi meter sebelumnya, dua lembar materai Rp10.000, serta bukti pembayaran rekening air terakhir.
Baca Juga: Misteri Keluarga Graham Belum Usai, Ari Aster Ungkap Rencana Prekuel Hereditary
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut atau menyampaikan keluhan, pelanggan dapat menghubungi Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) Batam Centre, Bengkong, dan Batu Aji, Call Center Air Batam Hilir di nomor (0778) 5700 000, atau layanan WhatsApp resmi di 0811 778 0155.
ABH berharap meningkatnya kewaspadaan pelanggan dan dukungan seluruh pihak dapat menekan kasus pencurian meter air sehingga keamanan instalasi dan kualitas pelayanan air minum tetap terjaga.
Editor : Putut Ariyo