batampos - Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Batam kini dapat memperoleh layanan penanganan serangan jantung akut selama 24 jam di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, termasuk tindakan pemasangan ring jantung apabila diperlukan berdasarkan indikasi medis.
Layanan tersebut dijalankan melalui sistem Integrated ST-Elevation Myocardial Infarction (iSTEMI), yaitu penanganan terpadu bagi pasien yang mengalami serangan jantung akibat penyumbatan pembuluh darah koroner.
Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiarto, mengatakan kecepatan penanganan menjadi faktor utama dalam meningkatkan peluang keselamatan pasien serangan jantung. Karena itu, rumah sakit menyiagakan tim medis lengkap yang siap merespons setiap laporan kasus kegawatdaruratan jantung selama 24 jam.
“Ketika terdapat laporan pasien dengan dugaan serangan jantung akut, tim kami akan segera bergerak melakukan asesmen dan tindakan sesuai indikasi medis, termasuk membawa pasien ke Cath Lab apabila diperlukan,” ujar Tanto, Jumat (12/6).
Baca Juga: Olivia Rodrigo Rilis Album Ketiga, 13 Lagu di You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love
Menurutnya, RSBP Batam telah didukung fasilitas Cath Lab modern yang memungkinkan dokter melakukan pemeriksaan dan tindakan intervensi terhadap pembuluh darah jantung secara cepat dan akurat.
Selain fasilitas medis, rumah sakit juga menyiapkan dokter spesialis jantung, perawat, serta tenaga pendukung lainnya yang selalu siaga dan wajib memberikan respons dalam waktu tertentu ketika menerima panggilan kegawatdaruratan.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyumbatan pembuluh darah koroner yang berpotensi mengancam keselamatan pasien, tindakan pemasangan ring jantung atau stent dapat segera dilakukan untuk memulihkan aliran darah menuju otot jantung.
“Jika ditemukan adanya sumbatan pembuluh darah yang membahayakan maka tindakan pemasangan ring jantung dapat segera dilakukan,” katanya.
RSBP Batam memastikan kesiapan layanan tidak hanya terbatas pada Instalasi Gawat Darurat (IGD). Seluruh layanan penunjang medis juga beroperasi selama 24 jam guna mendukung penanganan pasien secara cepat dan komprehensif.
“Semua pelayanan rumah sakit kami berjalan 24 jam. Jadi bukan hanya IGD, tetapi dokter, perawat, laboratorium, radiologi, hingga apotek juga siap melayani pasien kapan saja dibutuhkan,” jelas Tanto.
Melalui layanan iSTEMI, RSBP Batam berharap peserta JKN yang mengalami serangan jantung akut dapat memperoleh penanganan sesuai standar medis dalam waktu sesingkat mungkin. Penanganan yang cepat dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan otot jantung dan meningkatkan peluang pemulihan pasien.
Baca Juga: Bangga, Warga Bintan Raih Kalpataru Adya 2026
Kehadiran layanan tersebut juga memberikan kepastian bagi peserta JKN bahwa tindakan medis berteknologi tinggi, seperti pemeriksaan melalui Cath Lab dan pemasangan ring jantung, dapat diakses dalam kondisi darurat sesuai ketentuan yang berlaku dalam program JKN.
Dengan dukungan fasilitas, tenaga medis, dan sistem layanan yang siaga sepanjang waktu, RSBP Batam berupaya memperkuat layanan jantung darurat bagi masyarakat Batam dan wilayah sekitarnya. (*)
Editor : Putut Ariyo