batampos – Viral di media sosial, video yang memperlihatkan dugaan aksi perusakan penutup drainase di kawasan Terowongan Pelita memantik perhatian publik. Peristiwa yang disebut terjadi pada Sabtu dini hari (13/6) itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada proyek yang dibangun pemerintah, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan tersebut.
Anggota DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas, menyesalkan dugaan aksi vandalisme yang menyasar fasilitas umum tersebut. Menurutnya, perusakan aset publik bukan hanya menimbulkan kerugian negara, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut setiap hari.
“Fasilitas dan infrastruktur yang ada di Batam dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya, bukan malah merusaknya,” ujar Anwar, Selasa (16/6).
Baca Juga: Puskesmas Tiban Baru Jadi yang Pertama Deklarasikan Kelurahan Siaga TB di Batam
Ia menegaskan, keberadaan fasilitas umum merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan daerah. Karena itu, setiap tindakan yang merusak aset publik harus menjadi perhatian bersama.
Peristiwa di Terowongan Pelita terjadi di tengah masifnya pembangunan dan penataan kawasan yang sedang berlangsung di Batam. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam terus mempercepat pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan, drainase, ruang publik hingga kawasan penunjang investasi.
Menurut Anwar, infrastruktur yang telah dibangun membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Kerusakan pada fasilitas dasar seperti drainase tidak hanya mengurangi fungsi infrastruktur, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan bagi pengguna jalan maupun pejalan kaki.
“Fasilitas umum pada dasarnya adalah milik bersama. Dibangun dengan uang negara untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, merusaknya sama saja mengurangi manfaat yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat luas,” katanya.
Baca Juga: Akun @pasarkerjabatam Diretas, Waspada Penipuan Lowongan Kerja
Selain mengajak masyarakat menjaga fasilitas publik, Anwar juga mendorong warga untuk aktif melakukan pengawasan sosial. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan tindakan vandalisme, pencurian aset pemerintah, maupun aktivitas lain yang berpotensi merugikan kepentingan umum.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu aparat penegak hukum mengambil tindakan cepat sebelum kerusakan semakin meluas.
“Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum atau aset pemerintah, segera laporkan kepada pihak berwajib melalui layanan kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Anwar menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam merawat lingkungan serta menjaga aset yang telah dibangun bersama.
“Pembangunan akan memberikan manfaat maksimal apabila seluruh elemen masyarakat ikut menjaga dan merawatnya. Ini adalah tanggung jawab bersama demi Batam yang lebih maju dan nyaman untuk semua,” tutupnya. (*)
Editor : Jamil Qasim