Batampos - Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) Kepulauan Riau memberikan dukungan moral kepada Lidiawati Siadari, kepala sekolah Playgroup Djuwita yang menghadapi persoalan hukum terkait dugaan intimidasi dan tuduhan ijazah palsu.
“Kami mendengar dan melihat video yang viral terkait sekolah Djuwita. Dan di sana kepseknya dituduh ijazah palsu. Mbak Lidiawati Siadari ini adalah anggota DPD Ikatan Alumni Undip Kepri dan kami di sini kunjungan silaturahmi sekaligus memberi dukungan moral,” ujar Ketua Dewan Penasihat Daerah Ikaundip Kepri saat mengunjungi Playgroup Djuwita di kawasan Baloi, Lubukbaja, Senin (29/6/2026).
Syaifudin mengatakan, pihaknya bersedia menjadi saksi ahli apabila proses pembuktian terkait kasus ini dibutuhkan.
Baca Juga: Nakhoda KM Ocean Three Ditemukan Selamat Setelah Tiga Hari Terapung, Dua ABK Masih Pencarian
“Kalau dibutuhkan advise, kami bersedia membantu memberikan bukti terhadap tuduhan tersebut. Ada banyak pakar hukum di lingkungan alumni yang dapat memberikan dukungan ini. Namanya almamater itu kami seperti saudara kandung. Jadi kami berempati,” ungkap alumni Hukum angkatan 1981.
Ketua Harian Suprianto, menegaskan Lidiawati merupakan alumni Program Studi Sastra Inggris Universitas Diponegoro. Menurutnya, tuduhan yang dialamatkan kepada sesama alumninya tersebut tidak sesuai dengan fakta.
“Yang dituduhkan palsu, padahal Mbak Lidia ini dari Program Studi Sastra Inggris,” ujar Suprianto, alumni Arsitektur angkatan 1985.
Baca Juga: Mendagri Serukan Seluruh Kepala Daerah di Indonesia Waspada El Nino
Ia mengatakan, IKA Undip di berbagai daerah, termasuk Kepulauan Riau, telah berkomunikasi melalui jaringan organisasi untuk memberikan dukungan moral kepada Lidiawati. Menurutnya, Lidiawati tidak menghadapi persoalan tersebut seorang diri.
“Kami melakukan anjangsana sebagai bentuk dukungan. Kami terhubung melalui grup alumni di seluruh DPD Indonesia, termasuk Kepri. Lidia tidak sendirian,” katanya.
Dia pun meminta seluruh masyarakat untuk berlaku bijak dan jangan asal menuduh tanpa pembuktian. “Marilah berlaku bijak. Jangan melontarkan tuduhan tanpa dasar yang kuat. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari edukasi. Jangan gampang menuduh sesuatu itu palsu. Berpikirlah secara cerdas,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua IKA Undip Kepri, Setiasih Priharlina, turut hadir mendampingi rombongan alumni dan mengungkapkan anjangsana ini akan berlanjut pada pertemuan Lidiawati dengan Ketua Umum DPD Ikaundip Kepri di kawasan Batamcenter, Selasa (30/6/2026) besok.
Sementara itu, Lidiawati bersama kuasa hukumnya Leo Halawa, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan IKA Undip kepada kliennya. “Kami berterima kasih kepada IKA Undip atas dukungan yang diberikan kepada klien kami,” ujar Leo.
Demikian juga Lidiawati yang mengungkapkan rasa syukurnya, kunjungan sesama alumni Undip membuatnya tetap semangat dalam menghadapi kasus ini. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak