Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Milad ke-27 BMGQ, Sekda Ajak Guru TPQ Perkuat Fondasi Moral Generasi Batam

Rengga Yuliandra • Selasa, 7 Juli 2026 | 06:31 WIB

 

Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan sambutan saat memperingati HUT ke-27 BMGQ Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (6/7/2026). F. HUMAS DISKOMINFO BATAM
Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan sambutan saat memperingati HUT ke-27 BMGQ Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (6/7/2026). F. HUMAS DISKOMINFO BATAM

batampos – Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan karakter masyarakat. Dalam hal ini, guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dinilai memiliki peran strategis sebagai penjaga moral generasi penerus.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra pada Pertemuan Akbar Guru TPQ se-Kota Batam yang dirangkaikan dengan Milad ke-27 Badan Musyawarah Guru Qur'an (BMGQ) Kota Batam serta peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (6/7).

Baca Juga: Gol Mikel Merino di Injury Time Antar Spanyol Singkirkan Portugal dari Piala Dunia 2026

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 4.750 guru TPQ dari berbagai kecamatan di Kota Batam.

Firmansyah mengatakan, kemajuan Batam sebagai kota industri, investasi, dan perdagangan harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

"Batam terus berkembang sebagai kota modern, kota investasi, dan kota yang berdaya saing. Namun, kemajuan itu harus tetap memiliki arah. Guru TPQ merupakan penjaga nilai yang memastikan generasi kita memiliki kompas moral dan fondasi keimanan yang kuat," ujarnya.

Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Milad ke-27 BMGQ seharusnya menjadi momentum muhasabah bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, meluruskan niat, meningkatkan amal, serta memperbesar manfaat bagi sesama.

"Momentum ini menjadi ruang muhasabah. Kita perlu bertanya kepada diri sendiri, sejauh mana hidup kita memberi manfaat, sejauh mana ilmu menjadi amal, dan sejauh mana keberadaan kita sebagai umat Islam menghadirkan kebaikan di jalan Allah SWT," katanya.

Ia menilai pesan tersebut sangat relevan dengan tugas guru TPQ yang tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur'an, tetapi juga membentuk akhlak, menanamkan adab, dan memperkuat karakter anak-anak sebagai generasi penerus.

Firmansyah menambahkan, Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra terus mendorong pembangunan yang seimbang antara infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan kehidupan keagamaan.

Saat ini terdapat 110 lembaga dan organisasi masyarakat Islam di Batam yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat syiar Islam, menjaga kerukunan, membina generasi muda, serta mendukung pembangunan daerah.

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Infrastruktur terus dibangun, ekonomi digerakkan, dan investasi didorong. Namun, nilai-nilai akhlak, persaudaraan, dan harmoni sosial juga harus terus dijaga. Di sinilah kolaborasi menjadi kekuatan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Firmansyah juga mengapresiasi BMGQ Kota Batam yang telah memasuki usia ke-27. Menurutnya, perjalanan panjang organisasi tersebut menjadi bukti konsistensi dalam membina para guru Al-Qur'an dan memperkuat pendidikan keagamaan di Batam.

"Dua puluh tujuh tahun bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat ketulusan, kesabaran, dan pengabdian. Ada Al-Qur'an yang diajarkan, akhlak yang ditanamkan, serta generasi yang dipersiapkan untuk masa depan Batam," katanya.

Peringatan Milad ke-27 BMGQ ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan organisasi sekaligus komitmen untuk terus memperkuat peran guru Al-Qur'an dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.

Selain pertemuan akbar, kegiatan juga diisi dengan pawai ta'aruf, doa bersama, sambutan Ketua Umum BMGQ Kota Batam, sekapur sirih dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, serta pembagian doorprize kepada ribuan guru TPQ yang hadir.

Di akhir sambutannya, Firmansyah mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri.

"Hijrah dimulai dari hati yang dibenahi, niat yang diluruskan, dan amal yang terus diperbaiki. Dari sanalah perubahan lahir, ketika hidup semakin dekat kepada rida Allah SWT dan semakin besar manfaatnya bagi sesama," tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Milad ke-27 BMGQ #Guru TPQ