Suasana khitanan yang berlangsung tertib di RSAB Batuaji. F Ist untuk Batam Pos
Batampos - Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) bekerja sama dengan Rumah Zakat Kepulauan Riau menggelar khitanan massal bagi 60 anak yatim dan dhuafa di Batuaji, Rabu (15/7/2026) pagi.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 rs tersebut yang ditandai dengan aksi peduli terhadap kesehatan anak-anak di Kota Batam.
Ketua panitia kegiatan, dr. Rico Ikhsani, yang mewakili Direktur RS Awal Bros Batuaji dr. Irwin Kurniadi, mengatakan khitanan massal merupakan agenda sosial rutin yang terus dipertahankan setiap tahun. Tahun ini pelaksanaannya sengaja dipilih bertepatan dengan masa libur sekolah agar peserta dapat menjalani proses khitan dengan lebih nyaman tanpa mengganggu aktivitas belajar.
Menurut Rico, sebanyak 60 anak mengikuti khitanan massal yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Batam. Para peserta dihimpun oleh Rumah Zakat Kepri, sementara pelaksanaan tindakan medis didukung tenaga kesehatan dari tiga rumah sakit dalam jaringan Awal Bros, yakni Awal Bros Batam, Awal Bros Botania, dan Awal Bros Batuaji sebagai tuan rumah.
"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak. Kami juga menyiapkan bingkisan sebagai kenang-kenangan untuk adik-adik yang telah mengikuti khitanan," ujarnya.
Selain menjadi bagian dari perayaan HUT, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Bea Cukai Kepri sebagai bentuk sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan sosial bagi masyarakat. Kolaborasi itu diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yang memperoleh manfaat.
Manajer Rumah Zakat Kepri, Fadly Abdul Aziz Hassan, mengatakan pihaknya telah lama menjalin kerja sama dengan RS Awal Bros dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, khitanan massal bukanlah program baru karena telah rutin dilaksanakan dan tahun ini menjadi kali kedua digelar.
Ia menyebutkan, sepanjang tahun ini sudah ratusan anak berhasil difasilitasi mengikuti khitanan massal melalui berbagai program bersama para donatur. Untuk kegiatan kali ini, 60 peserta berasal dari berbagai kecamatan di Batam yang mayoritas merupakan anak yatim dan keluarga kurang mampu.
Fadly menjelaskan Rumah Zakat berperan sebagai penghubung antara para donatur dengan masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya memastikan setiap bantuan yang dipercayakan para donatur dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.
"Kami berharap kolaborasi bersama RS Awal Bros terus berjalan. Semoga setelah khitanan ini anak-anak menjadi lebih sehat, tumbuh menjadi anak yang saleh, dan kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua pihak," pungkasnya. (*)