Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadiah HUT RI, KJRI Johor Bahru Pulangkan 90 WNI Rentan Lewat Batam

E
Penulis: Eusebius Sara❯
KJRI Johor Bahru pulangkan 90 WNI lewat Pelabuhan Batam. F. Istimewa
KJRI Johor Bahru pulangkan 90 WNI lewat Pelabuhan Batam. F. Istimewa

Advertisement

batampos – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan 90 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia melalui Pelabuhan Batam Centre, Rabu (15/7). Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk pelayanan dan perlindungan negara bagi WNI yang menghadapi persoalan keimigrasian.

Dari total tersebut, sebanyak 81 orang merupakan deportan dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Pekan Nenas, Johor, yang terdiri atas 53 laki-laki, 26 perempuan, dan dua anak laki-laki. Seluruhnya tergolong WNI dan PMI rentan sehingga biaya tiket feri beserta seaport tax ditanggung oleh KJRI Johor Bahru.

Selain deportan, KJRI juga memfasilitasi kepulangan dua nakhoda kapal penangkap ikan Indonesia yang telah menyelesaikan proses hukum di Malaysia, empat PMI perempuan yang gagal bekerja dan sebelumnya ditampung di Tempat Singgah Sementara KJRI, serta tiga anak WNI yang dipulangkan untuk diserahkan kepada keluarganya di Indonesia.

Advertisement

Berdasarkan data KJRI Johor Bahru, mayoritas WNI dan PMI yang dipulangkan berasal dari Sumatera Utara sebanyak 16 orang, Kepulauan Riau 15 orang, Aceh dan Jawa Timur masing-masing 12 orang, serta Nusa Tenggara Barat 10 orang. Sisanya berasal dari berbagai provinsi lain di Indonesia.

Pelanggaran keimigrasian masih menjadi penyebab utama deportasi. Kasus overstay mendominasi dengan persentase 55,5 persen, disusul tinggal tanpa izin yang sah sebesar 12,3 persen dan penyalahgunaan izin kerja sebesar 8,6 persen. Selebihnya terkait penyalahgunaan narkotika dan tindak pidana lainnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato' Iman Hascarya, mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur bekerja melalui jalur ilegal.

Advertisement

"Masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di Malaysia agar selalu menggunakan jalur penempatan yang prosedural dan mematuhi seluruh ketentuan keimigrasian. Bagi WNI yang berada di Malaysia tanpa dokumen keimigrasian yang sah, manfaatkan Program Repatriasi Migran yang diselenggarakan Pemerintah Malaysia serta hindari penggunaan jasa pihak ketiga atau calo," tegasnya.

Prosesi pelepasan pemulangan dipimpin langsung oleh Duta Besar RI bersama Konsul Jenderal RI di Johor Bahru dan Satgas Pelayanan dan Pelindungan KJRI. Seluruh WNI dan PMI diberangkatkan dari Pelabuhan Stulang Laut menuju Pelabuhan Batam Centre sebelum diserahkan kepada P4MI Batam untuk diproses pemulangannya ke daerah asal masing-masing.

Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, mengatakan bantuan pembiayaan tiket feri dan seaport tax bagi deportan WNI dan PMI rentan diberikan sepanjang Juli hingga Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.

"Hingga pertengahan Juli 2026, KJRI Johor Bahru telah memfasilitasi pemulangan 3.115 WNI/PMI ke Indonesia. Deportasi merupakan konsekuensi dari pelanggaran ketentuan keimigrasian. Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri agar selalu menempuh jalur penempatan yang prosedural. Pada saat yang sama, KJRI Johor Bahru akan senantiasa memberikan pelayanan dan pelindungan terbaik bagi seluruh WNI dan PMI di wilayah kerja kami," ujar Sigit.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

1.583 WNI Jalani Proses Hukum di Malaysia, 107 Narapidana Terima Bantuan Kemanusiaan

1.583 WNI Jalani Proses Hukum di Malaysia, 107 Narapidana Terima Bantuan Kemanusiaan

Sebanyak 1.583 WNI menjalani proses hukum di Malaysia. Menjelang HUT RI, 107 narapidana menerima bantuan kemanusiaan dari KJRI Johor Bahru.

Bareskrim Ungkap TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

Bareskrim Ungkap TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

Bareskrim Polri mengungkap TPPO bermodus perekrutan WNI menjadi tentara bayaran Rusia. Sebanyak 58 orang menjadi korban.

KJRI Johor Bahru Pulangkan 130 WNI dari Malaysia

KJRI Johor Bahru Pulangkan 130 WNI dari Malaysia

KJRI Johor Bahru memfasilitasi pemulangan 130 WNI dari Malaysia, termasuk seorang PMI korban kecelakaan kerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer