batampos – Hilangnya ikon lampu bertuliskan Laluan Madani di Flyover Jalan Gajah Mada, Batam, belakangan memicu berbagai spekulasi di media sosial. Sebagian warga menduga ornamen tersebut hilang akibat pencurian. Namun, Pemerintah Kota Batam memastikan informasi tersebut tidak benar.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, menjelaskan tulisan Laluan Madani sengaja diturunkan untuk menjalani proses pemeliharaan setelah mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme.
"Tulisan hanya sedang dalam perbaikan. Selesainya diperkirakan satu hingga dua minggu lagi. Sebelumnya kabel-kabel dirusak oleh tangan-tangan jahil. Mohon doa agar perbaikannya dapat segera diselesaikan dalam waktu secepatnya, sekitar satu hingga dua minggu ke depan," kata Metra, Rabu (15/7).
Baca Juga: Inggris vs Argentina: Duel Sarat Dendam, Messi atau Kane yang Bawa Tim ke Final?
Ia menegaskan kerusakan yang terjadi tidak mengharuskan pemerintah mengganti seluruh instalasi lampu. Tim teknis hanya melakukan perbaikan pada bagian yang mengalami kerusakan.
"Tidak diganti baru, hanya diperbaiki saja," ujarnya.
Menurut Metra, proses perbaikan membutuhkan waktu karena setiap huruf pada ikon Laluan Madani terdiri atas ratusan titik lampu yang saling terhubung. Seluruh rangkaian harus diperiksa dan diperbaiki secara teliti agar sistem pencahayaan dapat kembali berfungsi normal.
Ia juga meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait hilangnya ikon tersebut.
"Lagi diperbaiki, bukan dimaling. Nanti setelah selesai diperbaiki akan dipasang kembali di tempat semula," tegasnya.
Melalui akun media sosial resminya, Dinas BMSDA Kota Batam juga mengumumkan bahwa lampu hias bertuliskan Laluan Madani di Flyover Jalan Gajah Mada tengah menjalani proses pemeliharaan. Selama pekerjaan berlangsung, tampilan lampu belum dapat beroperasi secara optimal.
Pemerintah Kota Batam turut mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan flyover karena aktivitas perbaikan masih berlangsung.
Menurut BMSDA, pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya menjaga estetika kota sekaligus memastikan seluruh fasilitas publik tetap aman, nyaman, dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Saat ini, tim teknis terus mempercepat proses perbaikan agar ornamen lampu warna-warni yang menjadi salah satu ikon di Jalan Gajah Mada tersebut dapat kembali menyala dan mempercantik suasana Kota Batam pada malam hari. (*)
Editor : Jamil Qasim