Batampos - Proyek pelebaran Jalan R Suprapto di kawasan Mukakuning terus menunjukkan perkembangan. Ruas jalan yang menghubungkan Simpang Batamindo hingga Dam Muka Kuning itu telah memasuki tahap pekerjaan fisik dan menjadi perhatian masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Pantauan Batam Pos Kamis (16/7) sore, sejumlah pekerja tampak melakukan pengerukan, pemerataan, serta penataan tanah di sepanjang lokasi proyek.
Tiga unit ekskavator beroperasi secara bersamaan untuk mempercepat pekerjaan konstruksi pada ruas jalan yang menjadi salah satu akses utama menuju kawasan industri Muka Kuning dan Batuaji.
Aktivitas alat berat terlihat berlangsung di beberapa titik, sementara sebagian badan jalan telah dipersiapkan untuk proses pelebaran. Meski proyek masih berjalan, arus lalu lintas tetap ramai, terutama pada jam-jam sibuk ketika ribuan pekerja berangkat dan pulang dari kawasan industri.
Baca Juga: Manajemen Caterpillar Absen, Disnakertrans Kepri Terima Tuntutan Buruh FSPMI
Warga Batuaji, Afdal, berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
"Jalan ini memang sudah lama dinanti untuk diperlebar. Saat jam berangkat kerja pagi dan sore menjelang magrib, kemacetannya cukup parah. Mudah-mudahan proyek ini cepat selesai," ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Erik. Menurutnya, pelebaran jalan menjadi kebutuhan mendesak mengingat volume kendaraan di ruas tersebut terus meningkat setiap tahun.
"Kalau sudah selesai, tentu perjalanan akan lebih lancar. Selama ini antrean kendaraan sering mengular, terutama saat pergantian jam kerja di kawasan industri," katanya.
Diketahui Proyek pelebaran Jalan R Suprapto ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp49,98 miliar.
Baca Juga: Scarlet Lady Gagal Sandar di Mesir, Kapal Pesiar Pembawa Wisatawan LGBTQ Ubah Rute Pelayaran
Pekerjaan mencakup pelebaran ruas sepanjang 1,4 kilometer mulai dari Simpang Muka Kuning hingga Dam Muka Kuning.
Setelah rampung, jalan tersebut akan memiliki empat lajur pada masing-masing arah sehingga kapasitas lalu lintas meningkat secara signifikan. Pelebaran ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini menjadi persoalan utama di koridor menuju kawasan industri Muka Kuning, Batamindo, dan wilayah Batuaji.
Ruas Jalan R Suprapto merupakan salah satu jalur strategis di Batam yang setiap hari dilintasi kendaraan pribadi, angkutan logistik, hingga bus karyawan. Karena itu, percepatan penyelesaian proyek dinilai penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas kawasan industri yang menjadi motor penggerak perekonomian Batam. (*)