batampos - Batam kembali menjadi pusat perhatian industri maritim internasional. Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026 akan digelar pada 5–7 Agustus 2026 di Radisson Golf & Convention Center Batam dengan menghadirkan lebih dari 220 perusahaan dari berbagai negara serta diproyeksikan dihadiri lebih dari 6.000 profesional industri.
Mengusung tema "Batam: Indonesia's Future Hub for Smart Shipbuilding & Offshore Transformation", pameran internasional ini akan menghadirkan lebih dari 220 perusahaan dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Jerman, India, Korea Selatan, Tiongkok, dan sejumlah negara lainnya.
Selama tiga hari penyelenggaraan, peserta akan memamerkan beragam teknologi, peralatan, dan solusi terbaru di sektor maritim, industri offshore, galangan kapal (shipbuilding), pelabuhan, hingga minyak dan gas (oil and gas).
Tak sekadar menjadi ajang pameran, IMOX 2026 juga diproyeksikan menjadi titik temu ribuan pelaku industri. Lebih dari 6.000 profesional dari Asia Tenggara dan berbagai negara dijadwalkan hadir untuk membangun jejaring bisnis, bertukar pengetahuan, serta menjajaki peluang investasi dan kolaborasi.
Group CEO Fireworks Trade Media, Kenny Yong, mengatakan IMOX 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mempercepat transformasi industri maritim Indonesia melalui pemanfaatan teknologi terkini.
"Melalui IMOX 2026, kami ingin memperkuat kemitraan serta menampilkan teknologi generasi terbaru yang akan mempercepat transformasi Indonesia menjadi negara maritim yang berdaya saing global. Sebagai pusat industri galangan kapal terbesar di Indonesia, Batam merupakan lokasi yang ideal bagi para pemangku kepentingan industri untuk saling terhubung, berinovasi, dan mengeksplorasi peluang pertumbuhan baru di sektor maritim dan offshore," ujar Kenny Yong, Jumat (17/7).
Selain pameran, IMOX 2026 juga menghadirkan Indonesia Maritime & Offshore Conference bertema "Smart Maritime Indonesia: From Shipyards to Ports, Driving Innovation & Global Competitiveness". Forum ini akan menghadirkan sejumlah asosiasi industri, seperti INAMPA, ABUPI, INSA, IPERINDO, dan BSOA, untuk membahas arah pengembangan industri maritim Indonesia di tengah persaingan global.
Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan presentasi teknis dan workshop yang menampilkan teknologi terbaru dari perusahaan-perusahaan global. Pengunjung dapat mengikuti berbagai pelatihan praktis yang dipandu institusi pendidikan maritim serta para pakar industri.
Penyelenggara memastikan pameran ini terbuka gratis bagi pengunjung bisnis berusia 18 tahun ke atas. Untuk mempercepat proses masuk ke area pameran, calon pengunjung disarankan melakukan pra-registrasi melalui situs resmi penyelenggara.
Kehadiran ribuan peserta internasional tersebut diyakini semakin mempertegas posisi Batam sebagai salah satu pusat industri maritim dan galangan kapal terbesar di Indonesia sekaligus kawasan strategis bagi pengembangan industri offshore.
Memasuki penyelenggaraan ke-9, IMOX terus berkembang menjadi agenda internasional yang dinantikan pelaku industri. Selain mempertemukan produsen dan pengguna teknologi, pameran ini juga menjadi wadah memperkenalkan inovasi terbaru guna mendukung daya saing industri maritim nasional.
Melalui penyelenggaraan IMOX 2026, Batam diharapkan tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan pameran internasional, tetapi juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai hub strategis industri shipbuilding, offshore, dan kemaritiman di Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang investasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (*)
Editor : Jamil Qasim