batampos - Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai melengkapi struktur organisasi baru dengan melantik 338 pejabat struktural eselon III dan IV, Senin (20/7). Pelantikan ini menjadi tahap lanjutan setelah sebelumnya dilakukan pengisian jabatan eselon II, sekaligus menandai mulai berjalannya struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru di lingkungan BP Batam.
Pelantikan dipimpin Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, berdasarkan Keputusan Kepala BP Batam Nomor 290 Tahun 2026. Pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk menutup kekosongan pada sejumlah posisi strategis di tujuh kedeputian BP Batam.
Baca Juga: Mitsubishi New Xforce Hybrid, SUV Nyaman dengan Teknologi Terbaru
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Vitria Kusuma Ninggrum, mengatakan dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 109 orang merupakan pejabat eselon III dan 229 orang pejabat eselon IV.
"Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan setelah adanya perubahan struktur organisasi. Sebelumnya yang dilantik baru pejabat eselon II, sedangkan eselon III dan IV baru dilaksanakan hari ini," kata Vitria kepada Batam Pos usai pelantikan.
Menurut Vitria, pelantikan tersebut tidak hanya berisi pejabat yang dipromosikan ke jabatan baru, tetapi juga mencakup pejabat yang mengalami rotasi, mutasi, hingga pengukuhan terhadap pejabat yang tetap menduduki jabatan lama namun berada dalam struktur organisasi yang baru.
Baca Juga: Spanyol Juara Dunia, Ribuan Warga Batam Larut dalam Euforia Nobar di Dataran Engku Putri
"Ada yang rotasi, mutasi, promosi, dan ada juga yang tetap pada jabatan yang sama. Karena menggunakan Peraturan Kepala yang baru, maka seluruh pejabat harus dikukuhkan kembali. Peraturan lama sudah dicabut," ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh formasi jabatan yang dilantik tersebar di bawah tujuh kedeputian BP Batam sebagai bagian dari penyesuaian organisasi. Sementara untuk posisi deputi, Vitria mengatakan belum ada perubahan.
"Kalau deputi belum. Itu nanti mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat dalam satu paket," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa penguatan organisasi tidak cukup hanya melalui perubahan struktur, tetapi juga harus diikuti penempatan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepemimpinan yang baik.
Menurut politisi Gerindra itu, organisasi yang kuat hanya dapat dibangun melalui sumber daya manusia yang profesional serta mampu menjawab tantangan pembangunan Batam yang semakin kompleks.
"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan Kota Batam," ujarnya.
Li Claudia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, memperkuat kolaborasi lintas unit kerja, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil.
Ia menilai, dinamika pembangunan Batam membutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat sekaligus menghadirkan solusi dalam setiap persoalan.
"Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, memperkuat koordinasi, serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing," katanya.
BP Batam berharap penyempurnaan struktur organisasi melalui pelantikan ini mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, mempercepat pelaksanaan program prioritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dan dunia usaha. (*)
Editor : Jamil Qasim