Drainase Tersumbat di Piayu Laut Dibersihkan, Warga Keluhkan Genangan Dua Bulan

Eusebius Sara • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 17:01 WIB
Petugas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam membersihkan saluran drainase yang tersumbat di Jalan S. Parman, kawasan Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk. Istimewa.
Petugas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam membersihkan saluran drainase yang tersumbat di Jalan S. Parman, kawasan Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk. Istimewa.
batampos – Drainase yang tersumbat di sepanjang Jalan S. Parman, kawasan Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, sempat menyebabkan air meluap hingga menggenangi badan jalan. Kondisi yang telah berlangsung lebih dari dua bulan itu dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Meski cuaca panas, air dari saluran drainase terus meluap hingga membasahi ruas jalan. Akibatnya, permukaan aspal menjadi licin dan mulai ditumbuhi lumut, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Salah seorang warga, Bagus, mengatakan genangan air menjadi persoalan yang setiap hari dihadapi masyarakat yang melintas dari arah Perumahan Pancur menuju Piayu Laut.

Baca Juga: KY Usulkan Sanksi untuk 121 Hakim pada Semester I 2026, Naik 147 Persen

"Sudah lebih dari dua bulan kami yang tinggal dan melintas dari arah Perumahan Pancur menuju Piayu Laut menikmati genangan air ini. Baunya sangat menyengat dan mengganggu. Meskipun cuaca panas, air tetap mengalir dari parit," ujarnya, Kamis (30/7).

Menurut Bagus, jalan yang terus-menerus basah kini mulai ditumbuhi lumut sehingga semakin membahayakan pengguna jalan.

"Jalannya sekarang sudah mulai berlumut. Ini tentu berbahaya karena kendaraan yang melintas, terutama sepeda motor, bisa saja terpeleset," katanya.

Baca Juga: Kos Elit Batu Ampar Diduga Jadi Pusat Racik dan Edar Vape Etomidate

Menanggapi keluhan tersebut, Camat Sei Beduk, Rifandi Malik, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam. Petugas bersama alat berat kemudian diterjunkan untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat.

"Sudah kami tindak lanjuti. Pagi tadi pekerja beserta alat berat dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam langsung turun membersihkan drainase yang salurannya tersumbat. Drainase sudah dibersihkan," kata Rifandi.

Meski penanganan awal telah dilakukan, Rifandi mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase. Menurutnya, drainase yang bersih akan memperlancar aliran air dan mencegah genangan kembali terjadi.

Warga berharap pemerintah terus melakukan pemantauan serta perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut. Selain memastikan fungsi saluran berjalan optimal, mereka juga meminta penertiban terhadap bangunan yang menutup atau menghambat aliran drainase agar persoalan serupa tidak kembali terulang dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (*)

Editor : Jamil Qasim
Drainase Tersumbat Genangan Dua Bulan